Prabowo Puji Capaian Pangan dan BUMN dalam Pidato MPR 2026

Share

Apresiasi terhadap kinerja sektor pangan dan perbaikan tata kelola badan usaha milik negara menjadi sorotan utama Kepala Negara dalam pidato kenegaraan di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Penekanan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto melalui improvisasi lisan di luar naskah resmi saat Sidang Tahunan MPR 2026.

Sorotan awal diarahkan pada sektor pertanian, tempat Kepala Negara memaparkan kondisi ketahanan pangan nasional di tengah ancaman krisis global dan fenomena cuaca ekstrem.

"Di tengah dunia yang sangat khawatir terhadap kelaparan massal akibat kesulitan pangan dan cuaca yang tidak menentu, kita alhamdulillah, dapat saya laporkan di majelis ini, soal makanan di Indonesia, kita aman, dan akan mampu menghadapi tantangan, terhadap tantangan el nino, yang paling dahsyat tahun ini," kata Presiden Prabowo Subianto.

Meskipun mengakui beberapa komoditas seperti daging belum mencapai swasembada, Kepala Negara memberikan apresiasi khusus kepada jajaran pengelola sektor pertanian dan pihak terkait atas pencapaian pangan nasional.

"…Menteri Pertanian, Para penyuluh pertanian, didukung oleh banyak kementerian lain, didukung oleh Pemda, TNI dan Polri, semuanya ini dengan semangat gotong royong kita sudah mencapai suatu prestasi yang diakui dunia," kata Presiden Prabowo Subianto.

Selain ketahanan pangan, performa finansial BUMN turut menjadi poin perhatian dalam paparan tersebut. Keuntungan BUMN dilaporkan meningkat menjadi Rp326 triliun pada 2025, naik 75,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan setoran dividen mencapai Rp142,3 triliun.

"Dividen BUMN di tahun 2026 ini diproyeksikan kembali naik sampai dengan 200 triliun, tanpa ada PMN. Artinya, dari 2024 ke 2026, naik dari 53 triliun Rupiah ke 200 triliun Rupiah, atau bisa dikatakan 4x lebih besa," kata Presiden Prabowo Subianto.

Peningkatan signifikan tersebut dinilai tidak lepas dari peran manajemen pimpinan badan pengelola investasi BUMN dalam membenahi tata kelola korporasi negara.

"Ini membuktikan dengan manajemen yang akal sehat, dengan niat tidak menipu, keberhasilan kita bisa datang dengan cepat. Sekali lagi saya apresiasi manajemen dan pimpinan Danantara. Saya kira Danantara pantas mendapat kehormatan, di hari kemerdekaan ini.

Apakah Majelis menyetujui? Pantas tidak?" kata Presiden Prabowo Subianto.

Sikap optimis terhadap kondisi perekonomian nasional juga ditunjukkan melalui pimpinan tim ekonomi kabinet yang hadir dalam rapat paripurna tersebut.

"Kalau Menteri keuangan senyum, saya merasa aman," kata Presiden Prabowo Subianto.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author