BMKG Turunkan Magnitudo Gempa Nagekeo Jadi M 7 Terasa Hingga Bali

Share

BMKG memperbarui data gempa di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur dari magnitudo 7,7 menjadi 7,0 pada Sabtu dini hari, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada di laut 38 km timur laut Mbay, Nagekeo dengan kedalaman 10 km, dilansir dari Detikcom.

Gempa dirasakan luas mulai dari Makassar, Sulawesi Selatan, hingga Denpasar, Bali dengan intensitas yang bervariasi berdasarkan lokasi. Pada skala MMI IV hingga V, gempa terasa kuat di beberapa wilayah seperti Ruteng, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu.

BMKG menjelaskan bahwa pada skala MMI IV getaran gempa menyebabkan gerabah pecah dan pintu atau jendela berderit, sementara pada skala MMI V hampir seluruh penduduk merasakan getaran dan banyak yang terbangun karena barang berjatuhan.

Gempa juga dirasakan di Flores Timur, Lembata, Adonara, Lombok Barat, Kota Mataram, dan Lombok Timur dengan skala MMI III hingga IV. Di Denpasar, Badung, Bulukumba, Jeneponto, Takalar, Gowa, dan Makassar getaran gempa berada pada skala MMI II hingga III.

BMKG menyatakan, "#Gempa (UPDATE) Mag:7.0, 15-Agu-26 04:58:23 WIB, Lok:8.33 LS, 121.32 BT (Pusat gempa berada di laut 38 km timur laut Mbay, Nagekeo), Kedlmn:10 Km," melalui akun X resminya pada Sabtu.

Skala MMI III digambarkan sebagai getaran yang terasa nyata di dalam rumah, seolah-olah ada truk yang berlalu, sedangkan skala MMI II hanya dirasakan oleh sebagian orang dengan benda ringan yang digantung bergoyang.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: BMKG gempa bumi Nagekeo
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author