Sporting CP Taklukan Vitoria Guimaraes 3-2 di Alvalade
Sporting CP mengamankan kemenangan tipis 3-2 saat menjamu Vitoria Guimaraes di Estádio José Alvalade pada Jumat, 14 Agustus 2026. Tuan rumah mendominasi babak pertama sebelum performanya menurun drastis pada paruh kedua pertandingan.
Sporting unggul tiga gol pada babak pertama berkat efektivitas serangan mereka. Fotis Ioannidis, yang tampil sebagai starter menggantikan Luis Suarez, memberikan umpan matang untuk gol pembuka Flavio Goncalves pada menit kesembilan. Namun, performa tim asuhan Rui Borges merosot setelah jeda tanpa mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran di babak kedua hingga memicu siulan cemoohan dari para pendukungnya sendiri.
Pelatih Vitoria Guimaraes, Tiago Margarido, menegaskan adanya perubahan sikap yang signifikan dari anak asuhnya setelah turun minum.
"Perubahan sikap. Sikap yang kami tunjukkan pada babak pertama tidak mencerminkan Vitoria Guimaraes. Kami tidak kompak dan hal itu berujung pada keunggulan Sporting.
Saya ingin memberikan respons atas apa yang terjadi di Reboleira. Ada momen-momen ketika kami kehilangan fokus. Kami berhasil menguasai permainan dan saya pikir ini adalah pertandingan dengan dua babak yang berbeda.
Pada babak pertama Sporting lebih unggul, di babak kedua Vitoria Guimaraes yang lebih unggul," ujar Tiago Margarido.
Skuad Vitoria Guimaraes mampu memangkas ketertinggalan dengan melepaskan 12 tembakan ke gawang Sporting pada paruh kedua. Margarido menilai kekalahan ini menjadi proses pembelajaran bagi timnya yang baru dibentuk.
"Kami adalah kelompok yang baru bekerja sama dalam waktu singkat, kami belum memiliki pengalaman bersama. Kami sedang menjalaninya sekarang. Babak pertama ini akan ditambahkan ke dalam apa yang telah kami lalui.
Kami harus belajar dari apa yang kami lakukan dengan buruk dan menyalurkan apa yang kami lakukan dengan baik. Kami melepaskan 12 tembakan ke gawang Sporting, jadi kami juga memiliki banyak hal positif untuk dipetik. Kami mengarah ke gawang kami, kami tidak meraih poin.
Yang terpenting adalah poin, tetapi apa yang harus kami ambil dari sini adalah bahwa kami tidak kompeten di babak pertama, melainkan di babak kedua," kata Tiago Margarido.
Ia juga menolak anggapan bahwa penurunan performa lawan menjadi alasan utama kebangkitan timnya di paruh kedua.
"Saya pikir Sporting mempertahankan sikap yang sama (di babak kedua). Kami harus memberikan kredit atas apa yang dilakukan para pemain saya, yang mengubah sikap sepanjang babak kedua dan bukan para pemain Sporting," tutur Tiago Margarido.
Kemenangan ini membuat Sporting mengamankan tiga poin di kandang meski diwarnai penurunan performa, sementara Vitoria Guimaraes fokus mengevaluasi catatan penampilan mereka untuk menghadapi laga berikutnya.