Fajar/Fikri Kalahkan Kim/Seo Dua Kali Jelang Kejuaraan Dunia 2026

Share

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri sukses mengalahkan pasangan nomor satu dunia, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, dalam dua turnamen berturut-turut menjelang Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung di India.

Dua kemenangan beruntun itu diraih pada final Japan Open dan China Open 2026, dengan skor 21-19, 21-17 dan 16-21, 21-19, 21-19. Keberhasilan ini menempatkan Fajar/Fikri sebagai rival utama Kim/Seo yang saat ini memuncaki peringkat dunia BWF.

Fajar/Fikri berada di posisi kedua dengan total poin 94.053, sementara Kim/Seo memimpin dengan 119.899 poin. Rekor head-to-head menunjukkan keduanya imbang 3-3 dari enam pertemuan, termasuk empat final turnamen besar.

Seo Seung Jae mengakui bahwa pola permainan mereka telah dipelajari oleh lawan-lawannya.

"Kami sadar bahwa corak permainan kami sudah diamati dan dibedah lawan," ujar Seo dilansir Juara.net dari Yonhap News.

Seo menambahkan bahwa mereka sedang mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut dan melihat ini sebagai proses untuk menjadi lebih baik.

Kim Won Ho juga menegaskan perlunya kerja keras untuk tetap berada di depan lawan.

"Sekarang, saya memang bisa merasakan lawan-lawan datang lebih siap saat menghadapi kami," kata Kim.

"Kami hanya perlu berjuang untuk tetap berada di depan. Kami harus bekerja lebih keras lagi," imbuhnya.

Pasangan Korea Selatan itu datang sebagai juara bertahan Kejuaraan Dunia 2026, namun Seo menegaskan bahwa kemenangan tahun lalu tidak membuat mereka lengah.

"Meski menang tahun lalu, yang lalu tetap sudah berlalu," tegas Seo.

"Kami harus bekerja keras untuk membukukan kemenangan kedua beruntun," tambahnya.

Sementara itu, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri menjalin hubungan baik dengan Kim/Seo di luar lapangan meski menjadi rival sengit di lapangan.

"Ya memang hubungan kita di luar lapangan sangat baik ya. Mereka ramah sekali, Kim/Seo," kata Fikri.

Fikri menilai kekuatan kedua pasangan masih seimbang dan kemenangan mereka tidak didapatkan dengan mudah.

"Sebetulnya, yang saya lihat masih imbang sih. Kemarin kami menang pun ya nggak mudah juga," ujar Fikri.

Fikri juga mengakui ada faktor keberuntungan dalam dua kemenangan terakhir bersama Fajar.

"Dan memang mungkin kemarin kami lebih siap saja dibandingkan dengan pasangan Korea. Dan kondisi lapangan serta kondisi shuttlecock juga mungkin membuat kami nyaman. Jadi mungkin itu. Ada faktor keberuntungan juga," tambahnya.

Kedua pasangan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dan menunjukkan sportivitas dalam Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung pada pertengahan Agustus ini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author