Sarwendah Buka Suara Terkait Pekerjaan dan Sesi Live Media Sosial
Penyanyi Sarwendah menegaskan aktivitas pekerjaannya tetap berjalan normal di tengah proses hukum gugatan hak asuh anak yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (12/8/2026). Ia mulai aktif menjalankan kembali kontrak kerja dan siaran langsung media sosial.
Sarwendah menjelaskan bahwa menjalankan siaran langsung dari rumah bukan sekadar memenuhi kontrak profesionalisme. Langkah tersebut diambil agar dirinya dapat bekerja sembari memantau tumbuh kembang ketiga anaknya secara langsung.
"Kalau masalah kerja, kan ada kerjaan yang mungkin kontraknya baru balik lagi, tapi kalau kerjaan yang lain mah memang masih sama, masih tetap kerja," kata Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).
Eks personel Cherrybelle tersebut juga merasa gembira dapat kembali berinteraksi dengan para pengikutnya di platform media sosial.
"Senang bisa berinteraksi sama followers," ujar Sarwendah.
Mengenai tanggapan netizen selama siaran langsung, Sarwendah memilih untuk fokus pada dukungan positif yang diberikan oleh para penggemarnya.
"Kalau aku lihat sih malah banyak banget komen love putih ya. Kalau misalnya dari fans aku sendiri biasanya mereka itu malah komen love putih sama banyak, banyak ngasih gift ya aku lihat malahan," kata Sarwendah.
Di sisi lain, Sarwendah merespons sorotan publik terkait kemesraannya saat siaran langsung bersama Giorgio Antonio yang sempat dipertanyakan oleh Denny Sumargo dalam podcast YouTube.
"Pada saat live kemesraan-kemesraan, ya mungkin harus dievaluasi karena, biar gimana pun, memang budaya Indonesia, kan kita tinggal di Indonesia, kurang bagus dilihat. Itu sempat terpikirkan enggak?" tanya Denny Sumargo.
Menanggapi hal tersebut, Sarwendah menyampaikan alasan utamanya memilih untuk melakukan siaran langsung dari rumah.
"Kenapa awalnya aku live di rumah? Karena aku mau melihat tumbuh kembang anak-anak aku dan aku harus tetap bekerja," kata Sarwendah.
Ia mengaku merasa lebih tenang saat bekerja karena anak-anaknya bisa bermain di dekatnya tanpa kehilangan momen kebersamaan.
"Jadi aku senang ketika aku kerja, anak aku main di depan," ujar Sarwendah.
Meski suasana siaran langsung sering kali menjadi ramai akibat aktivitas anak-anak, ia tetap memilih kondisi tersebut agar tetap hadir untuk buah hatinya.
"Walaupun kadang kalau yang sering nonton live tahu suka berisik gitu, tapi aku enggak mau ninggalin momen sama mereka. Tapi aku harus kerja," tutur Sarwendah.
Hingga saat ini, proses mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terpantau belum dimulai karena pihak Ruben Onsu belum hadir di lokasi. Mediasi diharapkan dapat memprioritaskan kesejahteraan anak-anak di atas kepentingan kedua orang tua.