Holstein Kiel Imbangi FC St Pauli 2 2 pada Pekan Kedua 2 Bundesliga

Share

Holstein Kiel mengamankan satu poin usai bangkit dari tertinggal dua gol untuk memaksakan hasil imbang 2-2 melawan FC St. Pauli pada pekan kedua 2. Bundesliga di Holstein-Stadion, Jumat (14/8/2026).

Laga derbi utara yang disaksikan 11.700 penonton tersebut menandai kembalinya pelatih St. Pauli Marcel Rapp ke markas mantan klub yang pernah dilatihnya selama lebih dari empat tahun.

Tamu membuka keunggulan pada menit ke-32 lewat Martijn Kaars memanfaatkan umpan Mathias Rasmussen, disusul gol Taichi Hara pada menit ke-45+3 setelah menerima operan Arkadiusz Pyrka.

Kiel yang mendominasi penguasaan bola hingga 65 persen bangkit pada babak kedua melalui tandukan Phil Harres menit ke-56 dan gol penyeimbang Jonas Therkelsen menit ke-88.

Sejak awal babak pertama, Kiel langsung mengambil inisiatif serangan meski Kaars sempat mengancam gawang tuan rumah pada menit ketiga namun digagalkan kiper Timon Weiner.

Kiel merespons lewat peluang Ivan Nekic dan Hiroki Sekine pada menit ke-6 dan ke-7, serta ancaman Guillermo Balzi menit ke-14 yang dihentikan Ben Voll.

Gol pembuka Kaars sempat melalui pemeriksaan video sebelum disahkan, sementara gol Hara berawal dari keberhasilan St. Pauli merebut bola di area penalti Kiel.

Aksi penyalaan suar oleh pendukung Kiel sempat menunda mulainya babak kedua lantaran asap tebal yang menyelimuti area lapangan Holstein-Stadion.

Kiel memperkecil kedudukan lewat sundulan Harres memanfaatkan umpan silang Alexander Bernhardsson, sebelum Weiner melakukan penyelamatan gemilang menepis tandukan Kaars pada menit ke-62.

Kerja keras tim tuan rumah membuahkan hasil dua menit sebelum waktu normal usai saat bola muntah disambar Therkelsen untuk memastikan skor 2-2.

Catatan statistik mencatat ekspektasi gol (xGoals) Kiel sebesar 1,84 berbanding 2,11 milik St. Pauli dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.

Pemain KSV Adrián Kaprálik tercatat sebagai pemain tercepat dengan kecepatan 36,32 km/jam, sedangkan David Zec mencatat efisiensi umpan tertinggi +1,71.

Tanggapan Pelatih dan Pemain

Pelatih Holstein Kiel Tim Walter menilai timnya mampu menunjukkan semangat pantang menyerah meski sempat melakukan sejumlah kesalahan fatal di lini belakang.

"Hari ini kami kembali memberikan beberapa hadiah kepada lawan, tertinggal 0-2, namun tetap mendominasi pertandingan. Gol 0-2 itu sedikit sulit dipahami, tetapi kami tetap mengelolanya. Kesalahan bisa terjadi dan itu manusiawi.

Hal itu selalu berulang dan kami tidak bisa menghilangkan semuanya. Hari ini kami memberikan banyak hadiah, tetapi kami mampu bangkit karena memiliki semangat tim yang bagus. Kami mempunyai energi yang kuat dan mengerahkan segalanya ke depan.

Pada akhirnya kami berhasil membalikkan keadaan. Hari ini kami secara keseluruhan mendominasi, tetapi kami harus mencetak gol sendiri dan tidak memberikan kemudahan bagi lawan," kata Tim Walter, Pelatih Holstein Kiel.

Di pihak lawan, FC St. Pauli harus puas membawa pulang satu poin meski sempat memimpin dua gol hingga pertengahan babak kedua.

"Kami mengawali pertandingan dengan baik dan memiliki peluang emas melalui Martijn Kaars yang gagal kami tuntaskan. Kemudian laga berjalan saling serang, kedua tim memiliki peluang dan kami mencetak dua gol. Lalu kami memasuki babak pertama dan kebobolan satu gol.

Momen krusial pertandingan terjadi saat kami memiliki dua peluang untuk mengubah skor menjadi 3-1. Jika kami memanfaatkannya, kami akan memenangkan pertandingan. Kemudian Holstein mengerahkan segalanya ke depan dan menyamakan skor menjadi 2-2.

Sekarang kami sedikit kecewa karena seharusnya bisa meraih hasil lebih. Para pemain telah memberikan segalanya dan menjalankan instruksi dengan baik. Kami puas dengan hal itu.

Kami tidak puas dengan hasilnya, tetapi kami harus menerimanya dan terus melangkah," ujar Marcel Rapp, Pelatih FC St. Pauli.

Penyerang St. Pauli Martijn Kaars mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut meski dirinya menyumbang satu gol dalam laga ini.

"Kami sempat unggul 0-2, lalu terlalu cepat kebobolan gol 1-2 dan lima menit sebelum laga usai kembali kebobolan hingga menjadi 2-2. Ketika kami unggul dua gol, seharusnya jalannya laga tidak seperti ini. Kami ingin melanjutkan rencana babak pertama di babak kedua, tetapi dalam sepak bola itu selalu sulit.

Cuaca sangat menyulitkan dan pada akhirnya Kiel dan kami sangat kelelahan. Pada peluang sundulan saya di babak kedua, kami memainkannya dengan sangat baik, tetapi kiper juga melakukan penyelamatan yang sangat bagus. Jika kami mencetak gol ketiga, kami memenangkan pertandingan.

Saya tidak puas meski mencetak satu gol karena itu tidak cukup untuk memenangkan laga. Jika kami menang 2-1, ceritanya akan berbeda. Saya mendapat tiga peluang emas, dua kali melakukannya dengan benar dan satu kali gagal," kata Martijn Kaars, Penyerang FC St.

Pauli.

Pemain bertahan St. Pauli David Nemeth menyoroti penurunan intensitas bertahan timnya pada paruh kedua pertandingan.

"Pada akhirnya kami bertahan terlalu dalam dan tidak lagi menyerang ke luar seperti di babak pertama. Kiel melepaskan umpan-umpan silang yang bagus dan seharusnya kami bisa mengantisipasinya dengan lebih baik. Pada proses gol 2-2, saya kalah dalam duel udara, yang seharusnya bisa saya lakukan lebih baik.

Bola melayang jauh ke tiang jauh. Itu tidak mudah dipertahankan, tetapi saya harus berdiri lebih terbuka sehingga bisa menyapu bola tersebut. Secara keseluruhan, kami memanfaatkan peluang dengan lebih baik hari ini.

Kami juga memiliki peluang pekan lalu, tetapi tidak memanfaatkannya dengan baik. Kami membawa energi ke lapangan, sesuatu yang mungkin sedikit hilang dari kami pada laga pertama. Sekarang dua pertandingan telah berlalu dan kami kebobolan gol-gol yang tidak kami inginkan.

Kami harus membenahinya dan bertahan dengan lebih baik," tutur David Nemeth, Bek FC St. Pauli.

Sementara itu, pemain St. Pauli Louis Oppie menilai timnya kurang konsisten dalam menjaga skema permainan sepanjang 90 menit.

"Setelah unggul, kami tidak lagi memainkan permainan kami sendiri, hanya bertahan terlalu dalam, dan membiarkan Kiel leluasa bermain. Kami banyak kehilangan bola, tidak lagi menjalankan skema permainan kami, dan membuat lawan menjadi kuat. Pada situasi sebelum babak pertama usai, saya memiliki ruang tembak dan ingin mengarahkannya ke tiang dekat.

Namun, lengan kiper naik terlalu cepat. Walau begitu, kami tetap melihat sisi positifnya. Jika Anda melihat pertandingan-pertandingan kami, terlihat bahwa laga berbalik arah ketika kami membiarkan lawan berkembang.

Jika kami tetap konsisten selama 90 menit, kami sebenarnya bisa mengantongi enam poin," ungkap Louis Oppie, Pemain FC St. Pauli.

Hasil Laga Lain dan Klasemen Sementara

Pada laga lainnya yang berlangsung Jumat malam, VfL Bochum meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Eintracht Braunschweig di hadapan 22.238 penonton.

Gol tunggal kemenangan Bochum dicetak oleh Philipp Hofmann pada menit ke-18 melalui tembakan keras dari dalam area penalti.

Kemenangan tersebut menjadi hasil positif pertama bagi Bochum setelah pekan sebelumnya takluk 0-1 dari Hertha BSC, sedangkan Braunschweig gagal melanjutkan tren positif usai menang 6-1 atas Magdeburg pekan lalu.

Klasemen Sementara 2. Bundesliga Pekan Kedua
Posisi Klub Main Selisih Gol Poin
1 Eintracht Braunschweig 2 +4 3
2 1. FC Nürnberg 1 +3 3
3 FC Energie Cottbus 1 +2 3
4 1. FC Heidenheim 1846 1 +1 3
5 Karlsruher SC 1 +1 3
6 Hertha BSC 1 +1 3
7 VfL Bochum 1848 2 0 3
8 Holstein Kiel 2 0 2
9 FC St. Pauli 2 0 2
10 SV Darmstadt 98 1 0 1
11 SpVgg Greuther Fürth 1 0 1
12 1. FC Kaiserslautern 1 0 1
12 VfL Wolfsburg 1 0 1
14 VfL Osnabrück 1 -1 0
15 DSC Arminia Bielefeld 1 -1 0
16 Hannover 96 1 -2 0
17 SG Dynamo Dresden 1 -3 0
18 1. FC Magdeburg 1 -5 0
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author