Atalia Praratya Membadalkan Haji Emmeril Kahn Mumtadz di Tanah Suci

Share

Atalia Praratya melaksanakan ibadah badal haji untuk mendiang putranya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, di Tanah Suci pada Selasa, 26 Mei 2026. Momentum wukuf Arafah tahun ini dilaporkan bertepatan dengan peringatan empat tahun wafatnya almarhum.

Pelaksanaan ibadah tersebut dilakukan di tengah suasana penuh haru, sebagaimana dilansir dari HaiBunda. Melalui unggahan di media sosial, Atalia membagikan foto-foto mendiang putranya dengan latar belakang Ka'bah sekaligus memanjatkan doa terbaik untuk almarhum.

Unggahan tersebut kemudian dipenuhi oleh komentar dari warganet yang memberikan dukungan moral. Banyak netizen yang turut mendoakan agar ibadah badal haji yang ditunaikan oleh Atalia tersebut diterima oleh Allah SWT.

"Labbaika Allahumma labbaik. Wukuf Arafah tahun ini bertepatan dengan empat tahun kepergianmu," ungkap Atalia.

Atalia secara khusus mendedikasikan rangkaian ibadah sa'i dan seluruh prosesi haji ini untuk sang putra sulung. Dirinya berharap agar amalan ini dapat menjadi jembatan kebaikan bagi almarhum di akhirat.

"Mamah membadalkan haji untukmu, Emmeril Kahn Mumtadz bin Mochamad Ridwal Kamil. Semoga hajimu mabrur, sa’i ini diterima Allah, dan kelak balasannya tiada lain adalah surga," tutur Atalia.

Istri dari Ridwan Kamil ini juga memohon dukungan spiritual dari masyarakat luas agar diberikan kelancaran selama di Tanah Suci. Dirinya berharap seluruh tahapan ibadah dapat diselesaikan tanpa hambatan berarti.

"Aamiin ya Rabbal ‘alamin. Bismillah…Mohon doa agar seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran, kemudahan, dan keberkahan," sambung Atalia.

Sejumlah pengguna Instagram turut memberikan respons positif dan doa di kolom komentar. Salah satu komentar datang dari seorang praktisi kesehatan yang mendoakan agar ketulusan hati seorang ibu bisa diijabah.

"Doa ibu buat anaknya MasyaAllah. InsyaAllah menembus langit, InsyaAllah ba’dal haji buat rahimahullah aa Eril Allah terima semua amal ibadahnya. Aamiin Allahumma Aamiin," tulis akun @dr. marlina_este****.

Netizen lain juga memberikan pesan menyentuh serta pelukan virtual bagi Atalia yang sedang beribadah. Mereka mendoakan agar segala permohonan yang dipanjatkan di tempat suci dikabulkan.

"MasyaAllah semoga Allah terima ibadah termasuk badal teteh, Allah ijabah semua doa. Peluk!" tulis akun @asman****.

Rasa kagum terhadap besarnya kasih sayang seorang ibu juga diungkapkan oleh warganet lainnya. Mereka mendoakan kelancaran bagi seluruh rangkaian ibadah haji yang sedang dijalani.

"Ya Allah begitu besarnya cinta seorang Ibu pada Anaknya, Allah mudahkan semua rangkaian ibadah hajinya dan menjadikannya haji yang mabrur…Aamiin," tulis akun @eka.windi****.

Warganet lain menggarisbawahi bahwa dedikasi seorang ibu kepada anaknya tidak akan pernah terputus oleh waktu. Keikhlasan Atalia dalam membadalkan haji sang anak dinilai sebagai wujud kasih sayang sepanjang hayat.

"Ibunya yg memba'dalkan haji anaknya, MasyaAllah.. Kasih ibu sepanjang hayat.. Mabrur InshaAllah hajinya," tulis akun @henihidayat****.

Doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Sang Pencipta juga terus mengalir dari netizen. Mereka berharap Eril mendapatkan kebahagiaan di surga.

"Aamiin ya Allah..Alfatihah A eril insya allah mabrur bagja A eril di surga nya Allah SWT ya anak soleh," tulis akun @mila.set****.

Rasa rindu yang mendalam masih dirasakan oleh pihak keluarga setelah kepergian Eril yang mendadak. Atalia secara berkala membagikan kenangan masa lalu dan momen terakhir bersama putranya di platform digital.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Atalia sempat merefleksikan perasaan pribadinya mengenai takdir kepulangan sang putra yang terasa begitu cepat. Dirinya mengaku berusaha ikhlas atas ketetapan Sang Pencipta.

"Rasanya untuk menanyakan, Mengapa kamu, Ril? Mengapa sekarang? Mamah merasa tidak pantas karena mamah bukanlah pemilikmu yang sebenarnya. InsyaAllah kamu sudah bahagia dalam limpahan kasih sayang Sang Pencipta," tulis Atalia.

Sebelum musibah di Sungai Aare terjadi, Atalia mendampingi Eril di Bern untuk mencari universitas guna melanjutkan studi jenjang S2. Atalia mengingat kembali adanya perubahan sikap dari putranya yang menjadi lebih ceria dan gemar berfoto pada hari-hari terakhir kebersamaan mereka.

"Mengapa kamu yang ceria, lucu, ringan tangan, sabar, selalu wangi, dan tiba-tiba saja senang difoto di akhir-akhir kebersamaan kita, terus membuat dada ini sesak, dan air mata tak kunjung kering," tutur Atalia.

Harapan untuk dapat berkumpul kembali di kehidupan mendatang senantiasa dipanjatkan oleh Atalia dalam setiap doanya. Dirinya terus memohon perlindungan dan kasih sayang terbaik bagi mendiang Eril.

"Ya Allah jaga dan lindungi Eril. Limpahkan dia dengan kasih sayangMu, cukupkan kebutuhannya dan pertemukanlah kami dengannya," ungkap Atalia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author