Sigit Purnomo Soroti Data Bansos Usai Pidato Presiden Prabowo
Anggota Komisi VIII DPR RI Sigit Purnomo memberikan apresiasi sekaligus catatan kritis terhadap Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Sebagaimana dilansir dari Detikcom, Sigit menyoroti berbagai pencapaian konkret pemerintah yang dipaparkan Presiden, mulai dari program Sekolah Rakyat di kawasan pelosok hingga penguatan kedaulatan energi nasional.
"Pidato kenegaraan tahun ini membedakan secara nyata dibanding tahun sebelumnya. Presiden tidak hanya menyampaikan wacana, tetapi memaparkan capaian yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Sigit Purnomo, Anggota Badan Pengkajian MPR RI.
Meski mengapresiasi keberhasilan program pemerintah, Sigit menemukan kendala pendataan penerima bantuan sosial saat menyerap aspirasi warga di daerah pemilihannya, Dapil DKI Jakarta II.
"Di lapangan kami menerima laporan bahwa ada warga yang tidak masuk kriteria Desil 1 hanya karena memiliki pinjaman uang. Padahal utang tersebut bukan untuk barang konsumtif atau kebutuhan mewah seperti mobil dan motor, melainkan semata-mata untuk bertahan hidup dan membeli makanan esok hari. Ide besar Presiden ini harus ditunjang oleh pemutakhiran data yang konkret dan akurat agar bantuan benar-benar tepat sasaran," kata Sigit Purnomo, Anggota Komisi VIII DPR RI.
Selain masalah pendataan bansos, legislator tersebut juga menggarisbawahi pentingnya dukungan anggaran siap pakai untuk penanganan bencana alam serta menyambut baik rencana ekspansi transportasi laut bersubsidi ke Kepulauan Seribu.
"Presiden menyampaikan bahwa pembangunan adalah sebuah long march, perjuangan panjang yang membutuhkan perbaikan dan pembenahan secara terus-menerus. Kami di Badan Pengkajian MPR RI berkomitmen mengawal agar gagasan besar pemerintah dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta ditopang oleh kesiapan anggaran yang adil," ujar Sigit Purnomo, Anggota Badan Pengkajian MPR RI.
Agenda tahunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga negara, menteri kabinet, hingga para mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.