Anak di Inggris Terdiagnosis Kanker Agresif Setelah Gejala Diabaikan Dokter
Seorang anak berusia 11 tahun di Inggris didiagnosis menderita kanker agresif jenis limfoma Burkitt stadium 4 setelah dokter awalnya mengira gejalanya hanya radang amandel, dilansir dari Detik Health. Armaie Burrows-Pitt mulai menunjukkan gejala kelelahan ekstrem dan kehilangan nafsu makan saat liburan di Devon pada Mei lalu. Orang tuanya diberitahu bahwa anak tersebut hanya mengalami radang amandel dan diberikan antibiotik oleh dokter umum. Menurut ibu Armaie, Nikki, "Dokter umum memberi tahu saya bahwa dia benar-benar sehat dan bugar, tetapi kami tahu dia tidak sehat karena dia adalah gadis muda yang bugar dan aktif, yang biasanya penuh energi."
Karena kondisinya tidak membaik, Armaie kemudian dibawa ke Rumah Sakit Warwick untuk menjalani tes darah dan pemeriksaan lanjutan atas dugaan sepsis, tuberkulosis, atau infeksi lain.
Setelah 15 hari di rumah sakit, Armaie dipindahkan ke Rumah Sakit Anak Birmingham, di mana ia akhirnya didiagnosis limfoma Burkitt stadium 4 pada 3 Juli. Ibu Armaie menyatakan, "Ia akhirnya didiagnosis mengidap limfoma Burkitt stadium 4 pada tanggal 3 Juli, setelah sebelumnya mereka mengira itu adalah infeksi."
Limfoma Burkitt adalah jenis limfoma non-Hodgkin yang langka dan berkembang sangat cepat, dimulai dari sel darah putih khususnya sel B, dan biasanya menyerang anak-anak sebelum menyebar ke seluruh tubuh. Armaie sudah berada di stadium 4 dengan penyebaran kanker ke limpa, hati, dan sumsum tulang.
"Itu sangat membuat frustrasi karena setiap dokter umum yang saya temui terus mengatakan bahwa dia baik-baik saja," ujar Nikki. Untuk menutupi biaya pengobatan, keluarga Armaie kini menggalang dana agar ia dapat menjalani kemoterapi selama enam bulan.