Prabowo Janjikan Empat Layar Pintar Setiap Sekolah di Indonesia
Pemerintah berencana menambah alokasi tiga unit layar pintar interaktif (IFP) untuk seluruh sekolah di Indonesia, sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPD-DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), dilansir dari Detik iNET.
Penambahan tersebut melengkapi penyaluran satu unit perangkat serupa yang telah didistribusikan pemerintah pada tahun sebelumnya.
"Artinya, setiap sekolah akan memiliki 4 ruang kelas yang dilengkapi dengan layar pintar interaktif," ujar Prabowo.
Pengadaan teknologi tersebut ditujukan agar para tenaga pengajar di berbagai daerah memiliki kemudahan dalam mengakses kurikulum nasional hingga internasional. Selain itu, pemerintah memfasilitasi pembuatan studio terpusat guna memungkinkan guru terbaik menyiarkan materi pembelajaran secara jarak jauh ke ribuan sekolah.
"Pelajaran apa pun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik, termasuk untuk bahasa asing. Mutlak harus kita kuasai," imbuh Prabowo.
Langkah digitalisasi ini berjalan berdampingan dengan program perbaikan sarana fisik sekolah secara nasional. Data pemerintah mencatat perbaikan sekolah telah mencakup 71.744 unit hingga tahun ini, meningkat drastis dari capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 16.167 unit. Pemerintah menargetkan pembenahan fasilitas 100.000 sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, hingga pesantren, rampung pada 2029.