Terminal Kalideres Gelar Lomba Tarik Bus Sambut HUT ke 81 RI

Share

Pengelola Terminal Kalideres di Jakarta Barat menggelar perlombaan unik berupa tarik bus untuk menyambut perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada Minggu, 16 Agustus 2026, seperti dilansir dari Detikcom.

Perlombaan ini diselenggarakan sebagai pengganti lomba tarik tambang konvensional. Setiap tim peserta terdiri dari 20 orang yang bertugas memindahkan kendaraan dari garis awal hingga garis akhir secepat mungkin.

Kepala Terminal Kalideres Nur Prasetyo menjelaskan latar belakang pemilihan jenis kompetisi yang tergolong tidak biasa tersebut.

"Ide awal kami sehari-harinya berkecimpung di layanan bus ya, angkutan antarkota antarprovincial maupun antar kotanya, jadi memang sehari-harinya kita berhubungan dengan bus. Karena kan untuk tarik tambang kan umum ya, hampir di seluruh Indonesia mengadakan lomba tarik tambang. Tapi tidak semua tempat bisa mengadakan lomba tarik bus," kata Prasetyo saat ditemui di Terminal Kalideres, Jumat (14/8/2026).

Pihak panitia menyiapkan dua armada bus antarkota antarprovinsi berukuran besar dan sedang. Penentuan pemenang didasarkan pada perolehan waktu tercepat dari masing-masing tim.

"Jadi kita akan memulai dari garis start sampai garis finish, tim ini akan menarik bus dari garis start sampai garis finish, ntar akan kita hitung kecepatan mereka itu berapa lama. Nanti yang paling cepat itu lah yang akan kita pilih untuk juara satu dan juara dua," ujarnya.

Pihak pengelola terminal masih melakukan pengecekan beban kendaraan sebelum perlombaan dimulai.

"Kalau bobot beratnya kita akan cek lagi. Saya nggak bisa mengira-ngira, tapi kalau bus besar itu kan untuk umum ya. Yang pasti untuk bus sedang bobotnya lebih ringan dari bus besar," jelasnya.

Kompetisi terbuka bagi peserta pria maupun wanita dari berbagai profesi di lingkungan Terminal Kalideres.

"Pesertanya ada dari karyawan PO Bus, ada dari agen PO bus, ada pegawai dinas perhubungan, ada pedagang asongan, dan ada petugas kebersihan. Laki-laki dan perempuan," ucapnya.

Panitia juga menjamin keselamatan para peserta selama perlombaan berlangsung dengan menyediakan alat pelindung diri.

"Untuk nariknya kita sudah siapkan tali tambang dan alat pengaman tangan seperti sarung tangan. Jadi nanti kita kasih sarung tangan untuk menghindari luka lecet," imbuhnya.

Ajang perlombaan yang memasuki tahun kedua sejak 2025 ini menyediakan hadiah berupa paket bahan pokok bagi pemenang.

"Untuk hadiah yang kita siapkan itu sembako untuk para pemenang. Baik juara satu maupun juara dua," katanya.

Panitia Lomba Tarik Bus Alfian menyebutkan adanya dorongan dari para pengemudi untuk mengadakan perlombaan khas transportasi.

"Jadi gini, kita punya ide tuh kalau lomba tarik tambang tuh udah relatif ya dari zaman ke zaman. Makanya kita di sini kan mainnya transportasi jadi rekan-rekan terminal ini inisiatif mencoba mencari nuansa baru tarif bus dan disetujui," kata Alfian.

Gagasan tersebut berawal dari obrolan santai para pengemudi di area terminal.

"'Bang cari yang lain Bang, Kita kan di sini bus banyak kenapa nggak tarik bus' itulah menjadi yang membuat tarik," lanjutnya.

Jumlah pendaftar pada penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

"Alhamdulillah tahun ini lebih banyak sopir tadi kan udah mau semua," ujarnya.

Para peserta dibebaskan menggunakan seragam instansi atau perusahaan bus masing-masing saat bertanding.

"Dari tahun ke tahun kita tetap bebas ada pakaian dari PO ada yang dari dinas kebersihan dinas perhubungan. Insyaallah tahun depan kita adakan pakai baju kemerdekaan," imbuhnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author