Mendagri Dorong Kepala Daerah Terapkan Kepemimpinan Teknokratik

Share

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong para kepala daerah di seluruh Indonesia untuk menerapkan metode kepemimpinan teknokratik guna meningkatkan pendapatan dan memperkuat perekonomian daerah pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Langkah ini bertujuan agar para pemimpin daerah lebih berorientasi pada hasil, berani mengambil keputusan cepat, menggali potensi ekonomi, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif, seperti dilansir dari Detikcom.

Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam acara pembekalan calon kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Hotel Bidakara, Jakarta.

"Kepemimpinan teknokratik adalah kepemimpinan yang lebih didasarkan kepada skill, keahlian, dan berorientasi hasil dibanding proses," ujar Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri dalam keterangan tertulis pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Pendekatan teknokratik ini dinilai berbeda dari metode birokratik yang cenderung kaku dan terlalu menekankan kepatuhan pada prosedur administratif. Mantan Kapolri tersebut menegaskan bahwa meskipun regulasi tetap dibutuhkan, alur birokrasi tidak boleh menjadi penghambat utama dalam mencapai target pembangunan daerah.

"Kunci daripada kepemimpinan teknokratik adalah sekali lagi pendekatan hasil dan birokrasi. Jangan sampai menghambat pencapaian hasil. Kalau ada regulasi yang birokrasi berbebelit, ya permudah," tegas Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Ia menambahkan bahwa kapasitas fiskal daerah harus diperkuat melalui penggalian potensi ekonomi lokal dan pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) secara sehat agar tidak mengalami defisit anggaran keuangan daerah.

"Jadi yang enggak boleh terjadi adalah belanja lebih banyak daripada pendapatan. Defisit," kata Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Guna mewujudkan tata kelola ekonomi yang efektif tersebut, Kementerian Dalam Negeri mengharapkan adanya sinergi dan pendampingan berkelanjutan dari pihak Otoritas Jasa Keuangan bagi jajaran pemerintah daerah.

"Saya sangat mohon dukungan dari OJK dalam memberikan masukan kepada teman-teman di daerah," ungkap Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Kegiatan pembekalan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi beserta jajaran kepala kantor wilayah OJK dari seluruh Indonesia secara virtual.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author