Doktif Ungkap Empat Nomor BPOM Produk DNA Salmon Richard Lee
Persidangan kasus dugaan pengemasan ulang produk kecantikan di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Kamis (13/8/2026), membeberkan bukti ketidakkonsistenan nomor izin edar BPOM pada produk DNA Salmon milik Richard Lee yang diungkap oleh Doktif, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.
Pengawasan terhadap produk kecantikan tersebut menjadi sorotan lantaran satu barang yang sama didapati memiliki empat nomor BPOM berbeda. Kejanggalan ini mencakup keberadaan nomor izin edar yang terdaftar atas nama perusahaan lain, bukan milik pabrik sang dokter kecantikan.
Kondisi ini memperkuat dugaan praktik relabeling yang dituduhkan kepada terdakwa di hadapan Majelis Hakim PN Tangerang. Salah satu izin edar yang tertera diketahui milik PT Neo Kosmetik Industri, padahal produk Bright Skin memiliki izin edar resmi berakhiran 0051.
"Dari mana satu produk memiliki empat nomor izin edar? Bright Skin izin edarnya adalah belakangnya 0051. Nah, di sini ada yang namanya 9716.
Kalian tahu dari mana 9716? Ini adalah nomor izin edar yang dimiliki oleh PT Neo Kosmetik Industri," kata Doktif saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Kamis (13/8/2026).
Penggunaan izin edar milik pihak lain tersebut dinilai sebagai upaya pengelabuan konsumen. Terdakwa dituduh seolah-olah memproduksi barang tersebut secara mandiri, padahal menggunakan izin edar yang diperuntukkan bagi produk dari pabrik lain.
"Ini adalah nomor izin edar yang dimiliki oleh PT Neo Kosmetik Industri. Ya. Jadi dia seolah-olah produk DNA Salmon itu diproduksi di PT Neo Kosmetik Industri. Sehingga keluarlah nomor izin edar ini ditempelkan di produk ini," jelas Doktif.
Kekhawatiran mengenai celah pengawasan muncul karena praktik ini diduga dilakukan di dalam pabrik milik terdakwa sendiri, yaitu Athena Group Industri. Kepemilikan pabrik mandiri dinilai memberi ruang untuk mengeluarkan nomor izin edar tanpa pengawasan ketat dari otoritas terkait.
"Athena Group Industri adalah pabrik yang dimiliki oleh terdakwa Richard, ya, yang saya ketahui. Dan dia bisa mengeluarkan nomor izin edar atas produk DNA Salmon. Dan ini bisa tidak terdeteksi oleh BPOM.
Kenapa? Karena pabriknya adalah pabrik sendiri. Kalau Neo Kosmetik Industri itu adalah pabrik orang.
Jadi mudah sekali untuk menemukan ada kejanggalan," pungkas Doktif.