Presiden Prabowo Subianto Soroti BUMN Rugi Tetapi Lapor Untung

Share

Presiden Prabowo Subianto menyoroti kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Negara yang dinilai tidak produktif dan kerap memanipulasi laporan keuangan dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), dilansir dari Detik Finance. Prabowo mengkritik keras praktik manipulasi laporan keuangan tersebut karena dinilai tidak mencerminkan kondisi perusahaan negara yang sebenarnya kepada publik. "Kalau saya laporkan semuanya saya takut rakyat kita marah.

Terlalu banyak BUMN tidak produktif, rugi terus, laporannya untung. Ngarang aja tuh laporannya," kata Presiden Prabowo Subianto.

Ia membeberkan bahwa masih banyak entitas bisnis milik negara yang mengabaikan tanggung jawab terhadap bangsa dan menganggap remeh pemerintah.

"BUMN-BUMN ini kadang-kadang bekerja seenaknya, tidak bertanggung jawab ke bangsa dan negara, pemerintah tidak dianggap. Saya tidak paham kenapa terjadi seperti ini," ujar Presiden Prabowo Subianto. Guna menyelesaikan persoalan pengelolaan di masa lalu, pemerintah mempertimbangkan langkah hukum tegas termasuk pembentukan lembaga peradilan khusus bagi para pengurus BUMN.

"Mungkin harus kita bentuk suatu pengadilan ad hoc khusus untuk kita usut pengurus-pengurus direksi 30 tahun ke belakang," kata Presiden Prabowo Subianto. Di sisi lain, opsi pengampunan tetap dibuka bagi pihak direksi yang bersedia mengakui kesalahan mereka secara terbuka.

"Tapi saya juga akan menghadapi majelis, DPR kalau perlu kita beri peluang amnesti untuk mereka yang tobat, sadar, mengakui, nah ini saya serahkan kepada wakil rakyat untuk memutuskan," ujar Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, pemerintah tengah membenahi hubungan kerja sama antara entitas BUMN dan mitra bisnis asing demi menghapuskan praktik tidak sehat. "Kita kena masalah, banyak perusahaan asing kan kerja sama dengan BUMN kita jadi kita harus hilangkan permainan-permainan ini," kata Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai bentuk pembenahan menyeluruh terhadap perusahaan milik negara, pemerintah mencatat telah merumahkan ratusan entitas BUMN yang bermasalah.

"Tapi saya dengan bangga hari ini saya laporkan hari ini kita telah menutup 290 BUMN," kata Presiden Prabowo Subianto.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author