IHSG Anjlok 1,13 Persen Terseret Rebalancing Indeks MSCI

Share

Indeks Harga Saham Gabungan berakhir di zona merah dengan penurunan 1,13 persen ke level 6.301,77 pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Pelemahan pasar modal domestik ini terjadi setelah lembaga riset Morgan Stanley Capital International mengumumkan penyesuaian konstituen indeks mereka.

Hasil peninjauan Agustus 2026 menunjukkan dua emiten terdepak dari MSCI Global Standard Index dan sembilan emiten lainnya keluar dari MSCI Small Cap Index. Selain itu, satu saham mengalami penurunan bobot ke kelompok indeks yang lebih kecil.

Aksi lepas saham oleh investor memicu tekanan jual secara menyeluruh di bursa. Total nilai transaksi perdagangan di pasar saham Indonesia mencatatkan angka Rp13,63 triliun dengan volume mencapai 28,43 miliar lembar saham. Sebanyak 452 saham tercatat melemah, 175 saham menguat, dan 164 saham bergerak stagnan.

Hampir seluruh indeks sektoral mengalami kemerosotan pada perdagangan tersebut. Sektor material dasar mencatatkan penurunan terparah hingga 2,93 persen, disusul oleh sektor energi yang terkoreksi sebesar 2,32 persen.

Saham-saham yang tereliminasi dari indeks MSCI langsung mengalami tekanan harga yang signifikan. PT ESSA Industries Indonesia Tbk anjlok 7,04 persen ke Rp660, PT Ratu Prabu Energy Tbk melemah 5,40 persen ke Rp4.730, dan PT Transcoal Pacific Tbk terkoreksi 4,67 persen menuju Rp3.470.

Analisis pasar mencatat bahwa penyesuaian portofolio ini berdampak penuh setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026 dan berlaku efektif pada 1 September 2026. Tekanan jual yang meluas ke berbagai sektor utama juga dipengaruhi oleh penantian investor terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di DPR pada Jumat (14/8/2026).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author