Gabriel Barbosa Cetak Gol Ke-100 Saat Santos Tekuk Macara 2-1
At striker Gabriel Barbosa mengukir sejarah dengan mencetak gol ke-100 bersama Santos FC saat mengalahkan Macará 2-1 pada leg pertama babak 16 besar Copa Sudamericana di Stadion Vila Belmiro, Kamis (13/8/2026).
Pemain berusia 29 tahun tersebut mencatatkan gol bersejarahnya pada menit ke-44 setelah memanfaatkan umpan matang Neymar. Gol ini sekaligus menyamakan kedudukan usai tim tamu asal Ekuador unggul lebih dulu lewat gol cepat Franco Posse di awal laga.
Pencapaian ini diraih Gabigol pada pertandingan resminya yang ke-244 bersama Santos. Musim ini, penyerang pinjaman dari Cruzeiro itu tampil impresif dengan torehan 16 gol dan tujuh assist dari 34 pertandingan di semua kompetisi.
Catatan tersebut menempatkan nama Gabriel Barbosa di peringkat ke-24 dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub Alvinegro Praiano, sejajar dengan legenda-legenda klub seperti Pelé, Pepe, dan Coutinho.
| No | Pemain | Jumlah Gol |
|---|---|---|
| 1 | Pelé | 1091 |
| 2 | Pepe | 405 |
| 3 | Coutinho | 368 |
| 4 | Toninho Guerreiro | 279 |
| 5 | Feitiço | 215 |
| 6 | Dorval | 194 |
| 7 | Edu | 185 |
| 8 | Araken Patusca | 184 |
| 9 | Neymar | 158 |
| 10 | Pagão | 157 |
| 11 | Tite | 151 |
| 12 | Camarão | 147 |
| 13 | Antoninho | 144 |
| 14 | Odair | 135 |
| 15 | Raul C. Guedes | 120 |
| 16 | Vasconcelos | 114 |
| 17 | Robinho | 111 |
| 18 | Ary Patusca | 110 |
| 19 | Álvaro | 107 |
| 20 | Del Vecchio | 105 |
| 21 | Serginho Chulapa | 104 |
| 22 | João Paulo | 104 |
| 23 | Juary | 101 |
| 24 | Gabriel Barbosa | 100 |
Kemenangan Santos dipastikan lewat gol Willian Arão pada babak kedua. Meski mengantongi keunggulan, pelatih Santos Cuca mengisyaratkan bakal merotasi skuat dan mengistirahatkan pemain pilar termasuk Neymar pada leg kedua di Ambato, Ekuador, demi fokus merangkak naik dari zona regradasi Brasileirão.
"Kami keluar sangat senang dengan apa yang dihasilkan tim, tetapi kami menyesal tertinggal lebih awal sekali lagi, harus merombak segalanya," kata Cuca, pelatih Santos FC.
Ia mengapresiasi kebangkitan anak asuhnya yang mampu membalikkan situasi sulit usai kekalahan dari Athletico Paranaense.
"Kami memiliki kapasitas lebih besar daripada pertandingan terakhir (kekalahan 0-2 dari Athletico-PR), kami memenangkan banyak duel, dalam pertandingan yang sangat fisik, di mana kami kehilangan dua pemain. Kami membalikkan hasil dan dominan dalam pertandingan, melawan lawan yang belum pernah kalah dalam kompetisi dan hanya kebobolan tiga gol," ujar Cuca, pelatih Santos FC.
Dua gol Santos di babak kedua sempat dianulir wasit akibat jebakan offside tipis yang dialami oleh barisan depan tim tuan rumah.
"Dua gol offside setipis rambut, seperti yang biasa kami katakan, yang bisa memberi kami hasil lebih besar, yang akan memberi kami ketenangan. Sekarang kami menghadapi ketinggalan dan perjalanan jauh minggu depan. Bagaimanapun, kami membawa keunggulan," kata Cuca, pelatih Santos FC.
Tantangan berat menanti Santos karena harus membagi fokus dengan jadwal kompetisi domestik yang sangat padat sebelum bertolak ke Ekuador.
"Hampir wajib (mengistirahatkan pemain), jika tidak kita akan kehilangan lebih banyak pemain. Tentunya kita akan melakukan itu. Kita tidak memiliki 72 jam untuk bermain melawan Vasco di luar kandang, pertandingan yang sangat penting," ujar Cuca, pelatih Santos FC.
Kendati demikian, sang pelatih menegaskan komitmen timnya untuk tetap tampil maksimal di ajang benua Amerika Selatan ini.
"Di sana (di Ekuador) juga akan sangat rumit, tetapi kami ada di dalam (persaingan), dan kelulusan ini penting untuk profesional, untuk klub… Jika lolos fase ini, kita sudah lebih dekat ke final, yang merupakan target setiap klub besar, dan kami tidak akan melepas kompetisi mana pun, tetapi saya akan bertanggung jawab untuk tidak kehilangan pemain lagi," kata Cuca, pelatih Santos FC.