Karoline Leavitt Mengundurkan Diri dari Jabatan Jubir Gedung Putih
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya pada akhir bulan ini karena alasan keluarga. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (12/8/2026) waktu setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Donald Trump menyebut Leavitt sebagai salah satu asisten paling terpercaya yang meninggalkan jabatan demi menghabiskan waktu bersama anak dan keluarganya. Pihak pemerintah belum mengumumkan sosok pengganti Leavitt di posisi tersebut.
"Karoline sekarang akan menjadi salah satu penasihat luar utama saya, dan suara yang berpengaruh di dalam Partai Republik," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Leavitt mulai menjabat sejak tahun lalu dan mencatatkan rekor sebagai orang termuda yang pernah mengisi posisi tersebut. Ia juga tercatat sebagai sekretaris pers dengan masa jabatan terpanjang kedua di era pemerintahan Trump setelah Sarah Huckabee Sanders.
Perempuan berusia 28 tahun itu dikaruniai anak kedua pada Mei lalu dan baru saja kembali bekerja usai menjalani cuti melahirkan bulan lalu. Setelah pengumuman pengunduran dirinya, Leavitt menyampaikan perpisahannya melalui platform media sosial X.
"Menjadi seorang ibu dan menyambut bayi baru sambil bekerja di salah satu pekerjaan paling menuntut di dunia telah menjadi masa paling berharga, sekaligus menantang dalam hidup saya, setidaknya," kata Karoline Leavitt, Sekretaris Pers Gedung Putih.
Selama menjalankan tugasnya, Leavitt dikenal gigih membela kebijakan presiden dan tetap konsisten menjaga pesan pemerintah. Meski demikian, ia juga tercatat beberapa kali terlibat hubungan yang penuh konflik dengan kalangan wartawan.
"Sejujurnya, sejak kembali ke Gedung Putih setelah kelahiran putri saya, saya merasa di dalam hati bahwa saya tidak dapat menjadi ibu terbaik yang pantas diterima oleh kedua anak saya yang masih kecil sambil mencurahkan waktu, energi, dan perhatian yang dibutuhkan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih–dan itulah mengapa saya akhirnya membuat keputusan yang pahit untuk meninggalkan Gedung Putih dan memulai babak baru dalam hidup saya," kata Karoline Leavitt, Sekretaris Pers Gedung Putih.