Universitatea Craiova Hadapi KuPS di Leg Kedua Kualifikasi Liga Europa
Universitatea Craiova menghadapi KuPS dalam leg kedua babak kualifikasi Liga Europa yang digelar pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Stadionul Ion Oblemenco, Craiova, Romania. Pertandingan ini menjadi penentu kelolosan ke babak selanjutnya setelah hasil leg pertama berakhir imbang 1-1.
KuPS, jawara liga Finlandia dua musim terakhir, datang dengan modal hasil imbang di kandang sendiri dan saat ini tengah memimpin klasemen Veikkausliiga dengan 40 poin dari 19 pertandingan. Sementara itu, Universitatea Craiova, yang baru saja memenangkan gelar liga Romania pertama sejak 1991, memiliki rekor domestik yang kurang konsisten dengan hanya satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
Pelatih Universitatea Craiova, Filipe Coelho, menurunkan formasi 3-4-3 dengan Nicușor Bancu sebagai kapten dan pengatur serangan utama. Skuadnya diperkuat oleh kembalinya Assad Al Hamlawi dari cedera, yang diharapkan dapat menambah daya gedor tim di pertandingan penting ini.
"Kami akan memanfaatkan keunggulan bermain di kandang dan dukungan suporter untuk meraih hasil positif," ujar Filipe Coelho. "Kehadiran Al Hamlawi memberikan energi baru bagi tim kami," tambahnya.
Di sisi lain, pelatih KuPS, Miika Nuutinen, menyiapkan skuad dengan formasi 4-2-3-1 yang menampilkan kapten P. Pennanen dan striker Jaime Moreno Ciorciari sebagai fokus serangan. KuPS memiliki catatan sulit saat bertanding di luar negeri, tetapi performa mereka di liga domestik menunjukkan kesiapan yang tinggi.
"Kami sadar tantangan berat menanti di Craiova, tetapi kami siap memberi perlawanan maksimal," kata Miika Nuutinen. "Kami membawa modal yang baik dari pertandingan pertama dan bertekad melanjutkan perjuangan," ujarnya.
Statistik menunjukkan bahwa Universitatea Craiova memiliki rekor lebih baik dalam pertandingan kandang di kompetisi Eropa, dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari empat laga terakhir di Stadionul Ion Oblemenco. Sebaliknya, KuPS hanya mampu melancarkan satu tembakan tepat sasaran di leg pertama, menandakan kesulitan dalam serangan tandang.
Dengan skor agregat imbang, pertandingan ini menjadi sangat terbuka dan penampilan kedua tim akan sangat dipengaruhi oleh strategi serta kondisi pemain di lapangan.