Irjen Susilo Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda Hari Pramuka

Share

Kepala Satuan Tugas Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. (Purn) Susilo Teguh Raharjo menekankan pentingnya menjaga jiwa kepramukaan sebagai energi masa depan bangsa dalam refleksi menyambut Hari Pramuka pada Kamis (13/8/2026).

Susilo menilai peringatan hari lahir Pramuka tidak cukup sekadar diisi dengan kegiatan seremonial, seragam, baris-berbaris, atau perkemahan, melainkan harus fokus pada pembentukan karakter generasi muda di era digital.

"Hari Pramuka tidak boleh sekadar menjadi seremonial belaka. melainkan harus bertransformasi dari scout in the forest menjadi scout in the digital society guna mencetak pemimpin masa depan menuju Indonesia Emas 2045," tegas Susilo Teguh Raharjo.

Susilo menjelaskan bahwa esensi utama kepramukaan terletak pada pembentukan manusia yang bertangguh, jujur, serta peduli. Secara kelembagaan, Gerakan Pramuka memiliki dasar hukum kuat melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka untuk mengarahkan pembentukan kader bangsa yang taat hukum dan berakhlak mulia.

"Pramuka bukan tentang seragam,bukan tentang tepuk pramuka dan tepuk tangan,bukan tentang baris-berbaris, tentang tali temali, bukan pula sekadar tentang berkemah, namun Pramuka adalah bagian dari proses membentuk manusia yang berkarakter bagi Bangsa Indonesia," tutur Susilo.

Dosen Kepolisian Utama di STIK-PTIK tersebut juga mengingatkan agar semangat menjaga tradisi tidak sampai mengabaikan nilai-nilai utama pendidikan kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

"Jangan sampai kita sibuk menjaga seragam dan seremoninya, tetapi kehilangan jiwanya. Jangan sampai kita mempertahankan ritualnya, tetapi melupakan nilai pendidikannya. Jangan sampai kita setiap tahun merayakan Hari Pramuka, tetapi lupa menanyakan apakah semangat kepramukaan masih hidup dalam kehidupan dan keseharian kita," ungkapnya.

Peringatan Hari Pramuka setiap 14 Agustus berakar dari peristiwa sejarah pada tahun 1961 saat Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat serta dianugerahi Panji Gerakan Pramuka.

"Jika api itu masih ada, mari kita besarkan. Jika mulai redup, mari kita terangkan. Dan jika hampir padam, mari kita gelorakan," pungkas Susilo.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author