Samsung Rilis Seri Galaxy Z Fold8 dan Flip8 Berteknologi Flex Titanium

Share

Samsung merilis lini ponsel lipat generasi terbarunya yang terdiri dari Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8 dalam acara Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli 2026. Seri terbaru ini menghadirkan peningkatan pada kapasitas baterai, teknologi kamera, serta kekuatan struktur perangkat.

Model tertinggi, Galaxy Z Fold8 Ultra, dijual dengan harga 1.899 poundsterling dan mengusung baterai 13,6 persen lebih besar yang mampu bertahan hingga dua hari penggunaan. Perangkat ini memiliki bobot 215 gram, ketebalan 8,9 mm saat dilipat, serta dibekali layar utama OLED 8 inci dan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Dari segi fotografi, Galaxy Z Fold8 Ultra dilengkapi kamera utama 200 MP, kamera ultra-wide 50 MP baru, dan kamera telefoto 10 MP dengan 3x zoom. Sementara itu, Galaxy Z Flip8 hadir dengan desain lebih tipis, fitur FlexWindow, kamera utama 50 MP, serta fitur AI Bokeh dan Camcorder Grip untuk kemudahan perekaman video.

Peningkatan ketahanan pada seri Galaxy Z terbaru ini didukung oleh teknologi Flex Titanium, yaitu lapisan pelat dan film paduan titanium di bawah layar lipat. Inovasi material tersebut berhasil mengurangi ketebalan modul layar sebesar 10 persen, sekaligus memberi ruang lebih untuk sistem pendingin dan baterai.

Executive Vice President dan Senior Executive Mobile R&D Office Samsung MX Business, Sunghoon Moon, memberikan penjelasan mengenai proses pengembangan lini ponsel lipat terbaru tersebut.

"Sejak awal, kami melihat perangkat lipat sebagai kesempatan untuk mendefinisikan ulang cara orang berinteraksi dengan ponsel pintar mereka," kata Sunghoon Moon, Executive Vice President dan Senior Executive Mobile R&D Office Samsung MX Business. "Melalui tujuh generasi, kami telah mempelajari cara orang membuka, membawa, membentangkan, dan mengandalkan perangkat mereka."

Pengalaman dari generasi sebelumnya mendorong Samsung untuk merancang komponen internal secara terintegrasi guna menjaga keseimbangan antara ketipisan dan daya tahan.

"Pada perangkat lipat, setiap komponen saling terhubung," kata Sunghoon Moon, Executive Vice President dan Senior Executive Mobile R&D Office Samsung MX Business. "Membuat perangkat menjadi lebih tipis, misalnya, berarti merancang ulang layar, engsel, baterai, sistem termal, dan arsitektur internal secara bersamaan."

Penggunaan material titanium di bawah panel OLED memberikan dukungan struktur yang lebih kuat sekaligus mengurangi ketebalan modul display.

"Bersama-sama, inovasi ini memperkuat struktur penopang layar sekaligus mengurangi ketebalan modul layar sebesar 10 persen, menciptakan ruang tambahan untuk baterai, sistem termal, dan kamera," kata Sunghoon Moon, Executive Vice President dan Senior Executive Mobile R&D Office Samsung MX Business. "Bagi pengguna, ini menghasilkan perangkat yang lebih tipis, lebih ringan dengan layar imersif yang lebih rata dan lipatan layar yang berkurang."

Selain arsitektur fisik, Samsung juga memperbarui sistem pengisian daya pada Galaxy Z Fold8 Ultra dan Z Fold8 menggunakan sistem dual-path charging. Khusus tipe Ultra, perangkat mendukung pengisian daya cepat 45W yang diklaim mampu mengisi daya hingga 67 persen dalam waktu 30 menit.

Guna memastikan keandalan jangka panjang, seluruh lini perangkat menjalani serangkaian pengujian fisik yang ketat sebelum diluncurkan ke pasar.

"Daya tahan bukan sekadar tentang desain; itu harus dibuktikan melalui pengujian," kata Sunghoon Moon, Executive Vice President dan Senior Executive Mobile R&D Office Samsung MX Business.

Samsung menguji perangkatnya melalui lebih dari 100 uji validasi keandalan, termasuk uji jatuh, penutupan berulang, tekanan, kelembapan, hingga paparan debu.

"Semuanya berawal dari pengguna. Selama tujuh generasi, kami telah mengubah masukan pengguna menjadi inovasi dalam material, komponen, dan pengalaman perangkat secara keseluruhan," kata Sunghoon Moon, Executive Vice President dan Senior Executive Mobile R&D Office Samsung MX Business.

Pengujian mandiri yang dilakukan oleh kreator konten Zack Nelson mengonfirmasi keberadaan material titanium asli pada lapisan penopang layar setelah dilakukan tes termal pada komponen internal. Pembongkaran perangkat tersebut juga memperlihatkan penggunaan baterai beranoda silikon-karbon, kumparan pengisian daya nirkabel terbalik 4,5 Watt, serta mekanisme engsel baru yang ditopang oleh 56 sekrup pengunci.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author