Wamendiktisaintek Stella Christie Imbau Mahasiswa Kuasai Bahasa Mandarin
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, mendorong para mahasiswa untuk menguasai keterampilan bahasa Mandarin guna memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan di dalam negeri, dilansir dari Detikcom pada Kamis (13/8/2026).
Langkah ini dinilai strategis mengingat banyaknya perusahaan asal Cina yang membuka cabang dan menanamkan investasi bernilai besar di Indonesia. Kondisi tersebut memicu tingginya kebutuhan tenaga kerja lokal yang memiliki kemampuan berbahasa Mandarin.
"Ini cocok banget buat kemarin yang marah-marah, 'Kenapa pekerjaannya di luar negeri bukan di dalam' Nah justru kalau di Cina sebenernya di dalam Cina-nya sendiri susah. Tapi di Indonesia investasi Cina sangat besar dan banyak sekali membutuhkan tenaga kerja yang bisa bahasa Mandarin," ungkapnya.
Guna mendukung peningkatan kemampuan bahasa tersebut, pihak pemerintah melalui perguruan tinggi di Indonesia saat ini bekerja sama dengan Kedutaan Besar Cina untuk mendirikan fasilitas pusat pelatihan bahasa Mandarin bagi para mahasiswa.
"Kampus-kampus kita membuat center-center yang didukung oleh Kedutaan Besar Cina untuk bisa belajar bahasa Mandarin," ujarnya.
Berdasarkan pengalaman pribadinya yang baru mempelajari bahasa Mandarin saat menempuh studi S1 di Harvard University, Stella turut membagikan kiat belajar. Ia menyarankan mahasiswa memperbanyak konsumsi data kosakata dan tata bahasa lewat tayangan drama Cina.
"Tips gampang buat kalian nontonlah banyak-banyak dracin karena itu datanya banyak banget dan kalian bisa lebih banyak mendengar," ujarnya.
Selain menyimak tayangan visual, Stella menekankan pentingnya melatih kemampuan tersebut secara aktif dengan menggunakannya dalam komunikasi dan percakapan sehari-hari.