Emiten Lapis Atas Catatkan Variasi Kinerja Keuangan Semester I 2026

Share

Sejumlah emiten besar di Bursa Efek Indonesia mencatatkan kinerja keuangan yang bervariasi pada semester I 2026 menjelang dan pasca-pengumuman rebalancing indeks MSCI. Hasil perombakan indeks tersebut memengaruhi pergerakan serta profil keuangan korporasi grup konglomerat hingga BUMN. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengantongi peningkatan pendapatan sebesar 83,51 persen menjadi US$5,34 miliar pada semester I 2026.

Meski demikian, pembengkakan biaya bahan baku dan beban produksi hingga US$4,45 miliar menekan laba bersih perusahaan menjadi US$283,2 juta, atau tergerus 77,52 persen dibanding periode tahun sebelumnya. Kinerja berbeda ditunjukkan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang membukukan kenaikan pendapatan 11,47 persen menjadi US$334,4 juta. Entitas energi terbarukan ini sukses mendongkrak laba bersih sebesar 33,18 persen menjadi US$87,1 juta berkat sokongan operasional penuh PLTP Wayang Windu, Salak, dan Darajat.

Pertumbuhan signifikan dicapai PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan pendapatan senilai US$736,1 juta, naik 59,29 persen secara tahunan. Lonjakan pendapatan tersebut mendorong pemulihan laba bersih CUAN menjadi US$19,7 juta dari sebelumnya US$1,9 juta.

Di sektor pertambangan, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) meraup laba bersih US$495,2 juta atau melesat 295 persen. Peningkatan volume produksi tembaga dan emas dari Proyek Batu Hijau Fase 7 serta tingginya harga emas global menjadi penopang utama hasil tersebut. Sementara itu, emiten holding PT Barito Pacific Tbk (BRPT) meraup pendapatan US$5,68 miliar dengan laba bersih US$190 juta. Namun, profitabilitas perusahan tertekan 64,8 persen akibat tingginya beban operasional serta volatilitas marjin di industri petrokimia global.

Dari sektor perbankan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencetak pertumbuhan laba bersih 1,8 persen menjadi Rp29,5 triliun. Capaian ini ditopang oleh rekor baru penyaluran kredit konsolidasian yang menembus Rp1.036 triliun serta pertumbuhan pendapatan non-bunga sebesar 11 persen.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: kinerja keuangan MSCI saham
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author