HNW Dukung Pemuda Parlemen Indonesia Tepis Stereotip Anti Politik Gen Z
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengapresiasi dan mendukung Kiprah Pemuda Parlemen Indonesia saat menerima audiens delegasi organisasi tersebut di Gedung Nusantara III Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (12/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Dukungan tersebut diberikan guna menepis anggapan bahwa Generasi Z bersikap apatis terhadap politik maupun sejarah bangsa.
HNW menegaskan bahwa potensi Gen Z sangat krusial karena kelompok usia ini mendominasi populasi penduduk Indonesia saat ini.
"Fakta ini akan membantah adanya anggapan bahwa Gen Z anti politik, anti sosial, dan tidak peduli dengan sejarah, yang sengaja distereotipkan untuk melemahkan Gen Z, mayoritas penduduk Indonesia saat ini, dan bila berhasil maka akan berdampak pada pelemahan Indonesia Emas 2045," ujar HNW, Kamis (13/8/2026).
HNW memaparkan jejak sejarah perjuangan kemerdekaan yang digerakkan oleh pemuda terpelajar sejak pendirian Perhimpunan Indonesia pada 1924 hingga pengikraran Sumpah Pemuda pada 1928.
"Para pemuda terpelajar ini, secara organisatoris menyiapkan Indonesia merdeka 20 tahun sebelum akhirnya Indonesia benar-benar merdeka pada tahun 1945. Sekarang tahun 2026, maka generasi Pemuda Parlemen Indonesia lah yang 20 tahun yang akan datang akan bertemu dengan Indonesia Emas, yaitu 100 tahun Indonesia Merdeka. Sejarah adalah pengulangan. Maka, penting bagi Pemuda Parlemen Indonesia untuk serius siapkan diri untuk menyelamatkan generasi dan mencerahkan masyarakat mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045," jelas HNW.
Selain itu, ruang demokrasi pada era Reformasi dinilai memberi porsi luas bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan nasional.
"Maksimalkan peluang konstitusional yang ada, demi baiknya masa depan generasi muda dan masa depan negara dan bangsa, antara lain dengan mempergunakan kedaulatan yang diberikan oleh Konstitusi dengan tidak memubazirkan hak sebagai bagian terbesar dari rakyat, termasuk memilih, agar bisa memilih pemimpin atau wakil rakyat secara baik dan benar. Agar hadirlah pemimpin nasional dan lokal, serta wakil rakyat yang benar-benar berkualitas untuk bersama-sama wujudkan Indonesia Emas 2045," tegas HNW.
Menanggapi hal tersebut, delegasi Pemuda Parlemen Indonesia meminta HNW untuk bersedia menjadi salah satu pembina di perhimpunan mereka.
Ketua Pelaksana Konferensi Pemuda Parlemen Indonesia, I Dewa Agung Bagus Adityaningrat, menyampaikan bahwa pihaknya menggelar agenda tahunan yang melibatkan perwakilan empat orang dari setiap daerah pemilihan atau provinsi.
"Rencananya konferensi Pemuda Parlemen Indonesia dilaksanakan pada 21-25 Oktober 2026. Tempatnya, antara Ruang Rapat Komisi II atau Ruang GBHN Komplek Parlemen Senayan, Jakarta. Kami mengundang bapak sebagai narasumber dalam konferensi Pemuda Parlemen Indonesia ini," pungkas Dewa.