Polisi Ringkus Tiga Alumni Penganiaya Siswi SMP di Bogor

Share

Aksi penganiayaan terhadap tiga siswi SMP Negeri berseragam Pramuka di Kota Bogor, Jawa Barat, dipicu oleh kekesalan pelaku yang tak terima indekosnya digosipkan sering didatangi teman laki-laki hingga larut malam, dilansir dari Detikcom, Kamis (13/8/2026).

Kepolisian Resor Bogor Tengah bergerak cepat menelusuri lokasi kejadian yang berada di kawasan pemukiman dekat sekolah korban. Insiden penamparan berulang tersebut dipastikan terjadi pada Selasa (11/8/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa tiga perempuan yang menjadi pelaku penganiayaan merupakan alumni dari sekolah tempat para korban menuntut ilmu saat ini.

"Adapun dalam video tersebut, ada tiga orang perempuan yang menjadi korbannya itu siswi SMP, yang merupakan siswi SMP Negeri. Dari hasil klarifikasi, memang ada tiga orang pelaku yang melakukan kekerasan, yang merupakan alumni SMP tempat korban saat ini bersekolah," kata Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah Ipda Budi Setiawan.

Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi sekolah untuk mengklarifikasi rekaman video kekerasan yang beredar luas di tengah masyarakat.

"Pada hari ini kami selaku pihak kepolisian dari Polsek Bogor Tengah didampingi Bhabin, kita klarifikasi kembali ke SMP untuk mengetahui kebenaran perihal video tersebut dan penyelesaiannya. Jadi hasil keterangan, bahwa peristiwa tersebut benar terjadi. Bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa tanggal 11 Agustus pukul 15.30 WIB," kata Budi.

Pihak Dinas Pendidikan Kota Bogor turut memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban dan pihak sekolah. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa antara pelaku utama berkaus hitam dan para korban sebenarnya tidak saling mengenal secara langsung.

"(Pelaku dan korban) tidak kenal, mereka bahkan ngakunya tidak kenal dengan (pelaku) yang baju hitam. Cuma mereka berteman dengan yang pakai baju pramuka yang di sebelah baju hitam, yang sebelah kanan," kata staf Bagian SMP Dinas Pendidikan Kota Bogor Ade Siswanto.

Ade juga membeberkan status dari sejumlah remaja pria yang terekam berada di lokasi kejadian saat penamparan berlangsung.

"(Laki laki di video) itu teman-temannya, masih alumni juga, jadi temen-temen perempuan yang baju hitam," kata Ade.

Video penganiayaan tersebut memperlihatkan tiga siswi berulang kali ditampar oleh pelaku di sebuah jalan setapak pemukiman warga, sementara beberapa pelajar pria berseragam SMA tampak mengejek korban dari dekat.

Aparat kepolisian terus melengkapi berkas perkara dan melakukan tindakan penanganan hukum atas aksi perundungan fisik tersebut.

"Betul. Kita hari ini ke lokasi untuk penyelidikan," kata Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author