Pemprov Sumut Raih Penghargaan Implementasi Program 3 Juta Rumah

Share

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyabet penghargaan Terbaik I Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah pada Apresiasi Pemerintah Daerah 2026 Batch II. Penyerahan apresiasi ini berlangsung di Batam, Kepulauan Riau.

Pemerintah pusat memberikan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemprov Sumut. Pemprov Sumut dinilai konsisten mendukung program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat, seperti dilansir dari Detikcom.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima langsung penghargaan tersebut. Pihak pemerintah pusat menilai porsi dukungan Pemprov Sumut sangat signifikan dalam merealisasikan program perumahan tersebut.

"Penghargaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Karena bagi kami, ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga komitmen untuk memastikan semakin banyak masyarakat Sumatera Utara memiliki rumah yang layak," ujar Bobby dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) M Qodari mengutarakan apresiasi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara. Penghargaan tersebut merefleksikan hasil sinergi antardaerah di wilayah Sumatera dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

"Malam ini kita jadi saksi sinergi dan kolaborasi antar daerah di seluruh wilayah Sumatera yang telah membawa hasil membanggakan, saya bisa mengatakan ini karena melihat dengan mata kepala saya sendiri," kata Qodari.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan pemberian apresiasi bertujuan menciptakan keseimbangan antara sanksi dan penghargaan bagi pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan mampu memotivasi daerah untuk terus mengukir prestasi kerja.

Atas pencapaian ini, Pemprov Sumut memperoleh insentif berupa bantuan program bedah rumah sebanyak 300 unit. Capaian serupa diraih Kabupaten Deliserdang yang juga mendapatkan alokasi bantuan bedah rumah dengan jumlah sama.

"Inilah balance-nya dalam bentuk reward dan award kepada daerah berprestasi, acara ini juga menjadi penyeimbang, kita mungkin khawatir beberapa kepala daerah terjerat masalah hukum yang mungkin memberikan image negatif kepada kepala daerah secara keseluruhan, acara ini menunjukkan banyak kepada daerah yang juga berprestasi," pungkas Tito.

sejumlah pejabat negara turut menghadiri agenda nasional ini. Di antaranya Menko Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, serta Direktur Utama Kompas TV Rosiana Silalahi. Jajaran gubernur, bupati, wali kota, dan Forkopimda se-Sumatera juga hadir di lokasi acara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author