Kemendagri Buka 65 Posisi Magang 2026 untuk Mahasiswa D4 dan S1
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia kembali memberikan kesempatan pengembangan keterampilan bagi kalangan akademisi. Instansi pemerintah ini resmi membuka pendaftaran program magang 2026 dengan menyediakan total 65 posisi.
Peluang ini terbuka khusus untuk mahasiswa aktif dari jenjang D4 hingga S1, baik yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Seperti dikutip dari Detikcom, peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan menjalani masa tugas selama tiga bulan, terhitung mulai September sampai November 2026.
Penempatan peserta akan tersebar di 11 unit kerja di lingkungan Kemendagri. Berdasarkan Surat Pengumuman Kemendagri Nomor: 400.10.5.4/5791/SJ, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia menjadi unit kerja penerima terbanyak dengan alokasi 13 orang, disusul Sekretariat Jenderal sebanyak 11 orang, dan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa sebanyak 10 orang.
Sementara itu, beberapa direktorat jenderal seperti Bina Administrasi Kewilayahan, Otonomi Daerah, Bina Keuangan Daerah, serta Bina Pembangunan Daerah masing-masing memperoleh alokasi 4 orang. Adapun Inspektorat Jenderal, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum, Ditjen Dukcapil, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, serta Institut Pemerintahan Dalam Negeri masing-masing membuka kuota untuk 3 orang.
Persyaratan dan Dokumen Pendaftaran
Untuk mengajukan diri, pendaftar wajib memenuhi kriteria akademis dan administratif. Calon peserta harus berstatus mahasiswa aktif jenjang D4-S1 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 dari skala 4,00, sehat jasmani dan rohani, serta memilih program studi yang relevan dengan tema magang.
Selain itu, pelamar dipersyaratkan belum pernah mengikuti maupun mengundurkan diri dari program magang di lingkungan Kemendagri sebelumnya. Pendaftar juga diwajibkan menyusun statement of purpose serta melampirkan surat pengantar resmi dari perguruan tinggi asal.
Proses pendaftaran membutuhkan pemenuhan berkas administrasi secara lengkap. Dokumen yang wajib disiapkan meliputi surat permohonan magang yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal melalui Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Daftar Riwayat Hidup (DRH), serta surat keterangan bebas sanksi disiplin dari kampus.
Pendaftar juga wajib melampirkan berkas pendukung lainnya, yakni transkrip nilai sementara, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), dan pakta integritas.