Pemprov Jateng Salurkan Bantuan 181 Kursi Roda Adaptif Disabilitas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan 181 unit kursi roda adaptif khusus bagi penyandang disabilitas di Aula Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (13/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Alat bantu mobilitas tersebut dirancang khusus sesuai dengan postur tubuh masing-masing penerima manfaat.
Program ini dihadirkan untuk membantu para keluarga penerima manfaat agar dapat merawat anak-anak mereka secara lebih optimal. Bantuan ini juga dirancang untuk menopang struktur tubuh pengguna yang membutuhkan penanganan khusus.
"Harapan saya, tulang anak saya yang semula menekuk bisa menjadi lebih lurus. Dia memang membutuhkan kursi seperti ini," kata Sulistyowati, salah seorang orang tua penerima bantuan.
Sulistyowati mengungkapkan rasa sukacitanya karena kursi roda yang dibuat berdasarkan hasil pengukuran tersebut dapat mempermudah proses pendampingan serta perawatan sang anak dalam kehidupan sehari-hari.
"Semoga ke depan semakin banyak bantuan seperti ini yang diberikan, sehingga kami yang membutuhkan bisa terbantu," ungkap Sulistyowati.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkesempatan menyapa langsung para penerima bantuan di lokasi kegiatan. Dalam sambutannya, ia memberikan dorongan semangat kepada para orang tua dalam merawat buah hati mereka.
"Yang sabar dan kuat, ya. Ini titipan Allah untuk kita. Saya tahu ini tidak mudah karena saya juga pernah mengalami.
Saya merawat anak saya sampai sekarang, usianya sudah 20 tahun. Semoga bantuan ini bermanfaat," tutur Luthfi.
Ia juga menegaskan pentingnya pemberian hak, perlakuan, serta kesempatan yang setara bagi seluruh penyandang disabilitas agar mampu tumbuh lebih percaya diri.
"Tidak ada manusia yang lahir dalam kondisi yang sama. Karena itu, mereka harus kita perlakukan sama dengan kita, sehingga mereka lebih berdaya guna, memiliki daya saing, dan semakin percaya diri," katanya.
Penyaluran alat bantu ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Selain kursi roda adaptif, disalurkan pula bantuan kaki serta tangan palsu untuk 50 penyandang disabilitas.
Sebanyak 61 unit kursi roda dipusatkan penyerahannya di Kantor Kecamatan Kota Kudus untuk penerima dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Demak. Sementara itu, 120 unit sisanya diserahkan di Aula Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.
"Dari 181 kursi roda adaptif tersebut, sebanyak 61 unit diperuntukkan bagi penerima dari Kabupaten Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Demak, dengan penyerahan dipusatkan di Kantor Kecamatan Kota Kudus. Sementara itu, 120 unit lainnya diberikan kepada penerima di Aula Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah," ungkap Luthfi.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur menyampaikan bahwa penyaluran kursi roda adaptif harus melalui tahapan teknis seperti pengukuran, perakitan, dan pengepasan terlebih dahulu.
"Hari ini kegiatannya adalah pengukuran, pengepasan, dan perakitan kursi roda bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas," jelas Imam.
Sebagian besar penerima bantuan merupakan anak-anak penderita cerebral palsy yang mengalami kekakuan otot. Program pengadaan ini terlaksana berkat kolaborasi Pemprov Jateng bersama Global Village Foundation Bali dan Wheelchairs For Kids Australia.
Skema pendataan dilakukan oleh kader Posyandu 6 SPM, TKSK, serta dinas sosial kabupaten/kota. Setelah penyerahan alat bantu, pendampingan lanjutan dan edukasi terapi rumah akan terus diberikan oleh pihak Dinas Kesehatan dan terapis.
"Pendampingan juga akan terus dilakukan setelah alat bantu diberikan. Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, dan terapis dilibatkan untuk mengedukasi orang tua mengenai terapi yang dapat dilakukan secara rutin di rumah. Seluruh penerima juga memperoleh paket sembako sebagai jaring pengaman sosial," tutup Imam.