Swiss Salurkan Bantuan 1 Juta Franc untuk Korban Gempa Kolombia

Share

Pemerintah Swiss mengumumkan penyaluran bantuan kemanusiaan senilai 1 juta franc Swiss untuk korban gempa bumi magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin pagi. Gempa tersebut berpusat di dekat San Jose del Palmar, Departemen Choco, dan telah menyebabkan setidaknya 265 orang meninggal dunia, 3.494 luka-luka, serta 496 orang masih hilang menurut Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella. Bantuan dari Swiss dialokasikan untuk mendukung tanggap darurat dan pemulihan infrastruktur di daerah terdampak parah, dengan setengah juta franc disalurkan melalui Program Pangan Dunia (WFP) dan lembaga swadaya masyarakat lokal, demikian konfirmasi Kementerian Luar Negeri Swiss melalui akun resmi mereka.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa 24 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan berat atau hancur akibat gempa, dan gangguan pada pasokan air bersih memperparah tantangan penanganan medis di wilayah terdampak.

Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan tiga hari masa berkabung nasional untuk menghormati para korban gempa, dan mengarahkan bendera dikibarkan setengah tiang di gedung pemerintahan dan kantor kedutaan di berbagai negara. Operasi pencarian dan penyelamatan terus diintensifkan dengan melibatkan tim di Pereira dan Cali yang menggunakan derek, anjing pelacak, dan alat berat untuk mencari korban yang masih terjebak di reruntuhan bangunan yang ambruk.

Warga setempat juga aktif membantu dengan membentuk rantai manusia untuk mengangkat puing secara manual, terutama karena 72 jam pertama setelah gempa dianggap krusial untuk menemukan korban yang masih hidup. Kawasan permukiman di Cali dilaporkan mengalami kerusakan parah, dengan rumah dan apartemen yang berubah menjadi tumpukan puing serta kerusakan di Rumah Sakit Universitario del Valle yang memaksa pemindahan pasien ke area parkir.

Presiden Kolombia juga menetapkan status darurat dan menjanjikan subsidi sewa bagi keluarga terdampak, sementara bantuan darurat dari Amerika Serikat senilai 5,5 juta dolar AS telah diumumkan, dan tawaran bantuan dari berbagai negara terus berdatangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author