FCC Setujui Satelit Eksperimental Pemantul Cahaya untuk Penerangan Malam

Share

Federal Communication Commission (FCC) Amerika Serikat menyetujui penggunaan satelit eksperimental dari startup Reflect Orbital yang dirancang memantulkan sinar Matahari ke Bumi untuk menerangi area tertentu di malam hari bagi pelanggan berbayar, dilansir dari Detik iNET.

Satelit ini bertujuan agar pembangkit listrik tenaga surya dapat tetap memproduksi listrik setelah malam hari dan menyediakan penerangan dalam situasi darurat. Namun, satelit yang sangat terang ini berpotensi merusak pengamatan astronomi dan membahayakan penglihatan manusia.

FCC menerima hampir 2.000 komentar publik yang mengkritik proposal ini karena dampak negatifnya terhadap astronom profesional dan amatir. Bahkan pengamatan dengan teleskop 12 inci dapat menyebabkan kerusakan mata permanen jika melihat satelit ini secara langsung.

Risiko kerusakan mata sudah diketahui sejak lama, seperti yang terjadi pada satelit cermin Rusia, Znamya, yang dapat menyebabkan efek serupa menatap Matahari saat gerhana total menurut Royal Astronomical Society of Canada pada tahun 2000.

Kritikus memperingatkan regulator tentang risiko ini, namun dianggap tidak signifikan dibanding manfaat inovasi teknologi luar angkasa. Selain itu, para astronom tidak akan diberi peringatan kapan satelit ini melintas, sehingga berisiko terlihat secara tidak sengaja.

Juru bicara Reflect Orbital, Christopher Buscombe, mengatakan perusahaan sedang berdiskusi dengan ilmuwan, astronom, dan peneliti lingkungan terkait rencana ini.

Kelompok pilot, Air Line Pilots Association (ALPA), mengungkapkan kekhawatiran soal keselamatan lalu lintas udara karena minimnya pendekatan keselamatan dari Reflect Orbital. Satelit ini juga bisa mengganggu pola tidur dan ritme sirkadian hewan migrasi.

"Skala penempatan orbit yang diusulkan akan menyebabkan perubahan signifikan pada lingkungan cahaya malam alami dalam skala planet," ujar para presiden asosiasi kronobiologi internasional, dikutip dari detikINET.

Robert Massey, Wakil Direktur Eksekutif Royal Astronomical Society, menegaskan, "Bintang-bintang di atas kita adalah bagian berharga dari warisan umat manusia. Menempatkan lebih dari sejuta satelit sangat terang akan benar-benar menghancurkan warisan ini dan meninggalkan luka permanen pada lanskap alam kita."

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author