Aksi Demo Buruh di Menara Indomaret PIK Pemicu Kepadatan Arus Lalu Lintas
Aksi penyampaian pendapat oleh aliansi serikat pekerja di depan Menara Indomaret Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Selasa (26/5/2026) pagi memicu kepadatan arus lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi. Petugas kepolisian langsung dikerahkan ke kawasan kantor pusat PT Indomarco Prismatama tersebut untuk melakukan pengaturan jalur.
Kepadatan kendaraan di sejumlah jalur yang mengarah ke kawasan PIK membuat Satlantas Jakarta Barat menerapkan penutupan jalan di Pertigaan Bukit Golf PIK pada pukul 11.39 WIB. Langkah ini diambil guna mengamankan jalannya demonstrasi buruh yang menuntut pembayaran upah lembur karyawan.
Pihak kepolisian melalui TMC Polda Metro Jaya mengonfirmasi situasi di lapangan saat aksi baru dimulai pada pukul 10.02 WIB melalui platform X.
"10.02 Saat ini sedang berlangsung kegiatan penyampaian pendapat dari Aliansi Serikat Pekerja di depan Menara Indomaret PIK Jakarta Utara, untuk saat ini arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau masih ramai lancar," tulis TMC Polda Metro Jaya.
Kondisi lalu lintas kemudian mengalami perubahan signifikan seiring bertambahnya massa yang memadati area bundaran di depan gedung manajemen tersebut.
"11.39 Anggota Satlantas Jakarta Barat melakukan pengaturan lalu lintas di Pertigaan Bukit Golf PIK Jakarta Utara dikarenakan ada penutujan jalur dalam rangka kegiatan penyampaian pendapat, untuk arus lalu lintas yang mengarah Bundaran Menara Indomaret terpantau cukup padat," tulis akun tersebut.
Gelombang massa dari PUK SPAI PT Indomarco Prismatama Tangerang ini membawa enam poin tuntutan yang dipampang melalui spanduk di lokasi unjuk rasa. Berdasarkan dokumentasi visual Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), buruh menolak penggantian hak lembur dengan hari libur tambahan (off) yang dinilai tidak sesuai ketentuan.
Selain itu, massa mendesak kepatuhan perusahaan terhadap Undang-undang Ketenagakerjaan, penolakan segala bentuk intimidasi serta tekanan terhadap pekerja, dan menuntut agar hubungan industrial tidak dirusak. Hingga berita ini ditayangkan, Marketing Communication Director PT Indomarco Prismatama Bastari Akmal dan Direktur Pemasaran Wiwiek Yusuf belum memberikan respons terkait konfirmasi aksi tersebut.