Luis Enrique Ungkap Kunci PSG Juara Piala Super Eropa 2026
Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique menilai mentalitas pantang menyerah para pemain menjadi faktor utama keberhasilan timnya meraih gelar juara Piala Super Eropa 2026 usai menaklukkan Aston Villa dengan skor 2-1 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis (13/8) dini hari WIB.
Kemenangan PSG dipastikan lewat gol Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue. Sementara itu, Aston Villa sempat membalas melalui gol Brian Madjo yang tercatat sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah kompetisi tersebut pada usia 17 tahun.
Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor buruk pelatih Aston Villa Unai Emery yang menelan kekalahan dalam empat kesempatannya tampil di ajang Piala Super Eropa. Di sisi lain, PSG sukses menyamai rekor AC Milan dan Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar juara dalam dua musim beruntun.
Usai pertandingan, juru taktik PSG menyinggung komitmen para pemainnya yang tetap tampil maksimal di tengah keterbatasan waktu persiapan.
"Pertandingan ini sulit dipersiapkan. Para pemain membutuhkan istirahat dan waktu bersama keluarga mereka, tetapi setiap kali mereka mengenakan seragam Paris Saint-Germain, ada ikatan dengan para penggemar, dan di antara para pemain itu sendiri. Apa yang kami tunjukkan lagi hari ini adalah bahwa, terlepas dari kesalahan dan banyak hal yang kurang, kami adalah tim yang selalu kami inginkan," kata Enrique dikutip dari laman PSG.
Selain kekompakan tim, juru taktik asal Spanyol tersebut menyoroti peran krusial seluruh anggota skuad, termasuk para pemain pelapis yang masuk dari bangku cadangan.
"Kita selalu membicarakan para pemain yang memulai pertandingan, tetapi sangat penting untuk siap masuk sebagai pemain pengganti, terutama dalam pertandingan seperti ini. Semua pemain memiliki pemahaman yang sama, dan itu sangat penting, karena untuk memenangkan trofi besar, Anda membutuhkan semua orang untuk bekerja sama," ucap Enrique menambahkan.