Zulkifli Hasan Ungkap Dana Lingkungan George Soros Rp780 Miliar Tak Terpakai

Share

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan dana bantuan lingkungan sebesar US$ 50 juta atau sekitar Rp780 miliar dari filantropis asal Amerika Serikat, George Soros, tidak pernah terpakai hingga masa jabatannya sebagai Menteri Kehutanan berakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan dalam acara Penandatanganan Perjanjian Penyaluran Dana Proyek RBP REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 untuk 10 Provinsi di JB Tower, Jakarta, Rabu. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, dana hibah tersebut awalnya dialokasikan untuk mendukung program pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia.

Zulkifli menjelaskan bahwa komitmen awal pendanaan program lingkungan sebenarnya berasal dari pemerintah Norwegia. Namun, proses pencairan dana dari pemerintah Norwegia mengalami hambatan akibat persyaratan administratif yang rumit.

Kondisi tersebut membuat George Soros, yang saat itu menjabat sebagai Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pembiayaan perubahan iklim, mendatangi langsung kantor Kementerian Kehutanan untuk memberikan dana talangan.

"Sebelum Raja Juli, saya juga Menteri Kehutanan dulu. Pertama kali saya terima uang, kerja sama dengan Norwegia. Norwegia belum ada… oh sudah ada uangnya, cuma persyaratannya rumit.

Akhirnya ditalangi George Soros. George Soros yang datang ke kantor saya taruh uang US$ 50 juta," ujar Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Meskipun dana bantuan dalam jumlah besar tersebut telah disiagakan oleh George Soros, Zulkifli menegaskan bahwa pihak kementerian tetap tidak dapat merealisasikan penggunaannya. Kendala utama yang dialami pemerintah kala itu kembali pada mekanisme serta syarat-syarat teknis penyaluran yang dinilai terlampau kompleks.

"Tapi sampai saya berakhir sebagai Menteri Kehutanan, saya enggak bisa pakai karena syaratnya rumit, gitu ya. Jadi udah lama sekali ini," ujar Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author