Tim Hukum Sarwendah Siapkan Bukti Rekam Medis Ruben Onsu di Persidangan

Share

Tim kuasa hukum Sarwendah menyiapkan bukti dokumen rekam medis terkait riwayat kesehatan Ruben Onsu untuk dibeberkan dalam persidangan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (12/8/2026).

Pihak Sarwendah mengklaim memiliki dokumen hasil pemeriksaan laboratorium dan keterangan dokter yang sah. Akses terhadap informasi medis tersebut didapatkan saat Sarwendah masih berstatus sebagai istri sah Ruben Onsu.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan kelengkapan berkas pemeriksaan kesehatan yang dikantongi timnya untuk kepentingan proses hukum di pengadilan.

"Bang Minola lupa bahwa Sarwendah adalah istri kliennya pada saat itu. Jadi apa pun urusan kesehatannya, dokter, rumah sakit, pasti memberikan hasil dong, ya, bukti pemeriksaan, bukti lab, kepada klien kami," kata Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Tim pengacara memilih untuk menyimpannya rapat-rapat dan hanya akan membukanya di hadapan majelis hakim tanpa mengumbarnya ke publik.

"Kami tegaskan kami punya buktinya, yang akan kami sampaikan di pengadilan. Jadi kami, tidak buka di sini tapi kami buka bukti itu di pengadilan. Dan punya buktinya? Punya, kami punya buktinya, gitu ya, terkait penyakit tiga huruf," kata Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Pihak hukum Sarwendah juga menemukan kejanggalan pada data identitas berupa perbedaan tanggal lahir dalam hasil tes yang sempat diperlihatkan pihak lawan, lalu melayangkan peringatan ke pihak laboratorium.

"Kami ingatkan kepada lab tersebut, hati-hati. Jangan sampai sengaja, ya, jangan sampai ada indikasi kesengajaan terhadap perubahan tanggal lahir dan identitas, ya," ujar Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Masyarakat diminta untuk menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terbukti kebenarannya.

"Sudahlah, jangan lagi mengalihkan ini hoax segala macam, sudahlah ya, yang penting kita fokus aja dengan persidangan. Kita akan buka semua di persidangan," kata Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Di sisi lain, publik diminta untuk bersabar mengikuti jalannya persidangan agar seluruh fakta hukum dapat diungkap secara transparan.

"Apa yang apa yang mungkin masyarakat saat ini tahu, netizen tahu, itu baru sa- baru salah satu saja, ya. Tapi nanti kita buka semuanya di persidangan yang lebih lengkap, lebih detail, ya," ujar Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Tim kuasa hukum juga memastikan kerahasiaan berbagai dokumen pendukung telah dijaga ketat demi kepentingan proses peradilan.

"Yang kita buka di persidangan banyak hal, yang kami sudah jaga rapat-rapat nanti banyak yang akan kami buka di persidangan, ya," kata Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Meski proses persidangan memanas, upaya permohonan doa tetap disampaikan agar seluruh tahapan hukum dapat berjalan dengan lancar.

"Mohon doanya semoga bisa selesai dengan sebaik-baiknya," ujar Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Mengenai riwayat pengiriman pesan terkait kondisi kesehatan tersebut, pihak Sarwendah menyatakan bahwa tindakan itu dilakukan atas dasar akses medis resmi sebagai seorang istri.

"Dasarnya adalah bahwa klien kami adalah istrinya pada saat itu, yang mana dia mendapat semua informasi dari lab, dari dokter terkait penyakit tiga huruf itu, gitu ya," kata Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Isu kesehatan ini disebut mencuat bukan karena kesengajaan Sarwendah, melainkan akibat kelalaian dari pihak kuasa hukum Ruben Onsu sendiri saat menunjukkan bukti pesan.

"Sampai sekarang pun kami tidak pernah membuka apa penyakit tiga huruf itu. Semua terbuka tidak sengaja oleh apa yang dilakukan oleh kuasa hukum RO, ya," kata Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Seluruh bukti medis kini telah diserahkan sepenuhnya kepada tim hukum untuk dijadikan materi pemeriksaan utama pada jadwal sidang berikutnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author