Jose Mourinho Rombak Taktik Real Madrid Usai Kembalinya Ke La Liga
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho menerapkan skema dua gelandang bertahan dan menetapkan skuat ringkas sebanyak 20 pemain untuk mengarungi musim kompetisi 2026-2027. Langkah taktis ini diambil menyusul jadwal padat di awal musim serta kebutuhan pembenahan struktur tim setelah dua musim tanpa meraih trofi.
Los Blancos dijadwalkan menghadapi jadwal ketat dengan melakoni empat pertandingan resmi dalam rentang 14 hari, dimulai dari laga pembuka melawan Espanyol pada 22 Agustus 2026. Menghadapi potensi kelelahan dan krisis cedera pemain, Mourinho menginstruksikan perubahan format menjadi 4-2-3-1 guna memperkuat pertahanan dan menyeimbangkan transisi permainan.
Dalam skema baru tersebut, Aurélien Tchouaméni dan Federico Valverde diplot mengisi posisi gelandang jangkar ganda. Sementara itu, Kylian Mbappé ditempatkan sebagai penyerang tengah utama dan Vinícius Júnior dikembalikan ke posisi sayap kiri dengan kewajiban membantu pertahanan.
Guna mengatasi beban fisik pemain, manajemen klub mendatangkan dokter spesialis Alexandre Croze dari Monaco serta merampungkan sejumlah transfer pemain baru seperti Marc Cucurella, Denzel Dumfries, Ibrahima Konaté, dan Bernardo Silva.
Pakar sepak bola Spanyol Eduardo Alvarez menilai keputusan Presiden Klub Florentino Perez membawa kembali Mourinho terinspirasi dari kesuksesan periode kedua Carlo Ancelotti di Santiago Bernabeu.