TNI AD Siapkan Peresmian Lima Kodam Baru Pada 2026
Rencana penguatan struktur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui pembentukan lima Komando Daerah Militer (Kodam) baru dipastikan terealisasi pada tahun 2026. Kepastian jadwal pelaksanaannya masih menunggu keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengonfirmasi kepastian pembentukan satuan komando baru tersebut saat ditemui di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).
"Jadi dunk (lima Kodam baru). (Peresmiannya) tergantung Panglima jadwalnya ya," kata Maruli.
Sesuai dengan pembagian wilayah, lima Kodam baru tersebut direncanakan berdiri di lima provinsi berbeda. Wilayah penempatan mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Utara, Papua Pegunungan, serta Papua Barat Daya.
Rincian wilayah pertahanan tersebut meliputi Kodam Mataram yang bertempat di DIY dan Kodam Sobe Sonbai di NTT. Wilayah Maluku Utara akan dinaungi oleh Kodam Maloko Kie Raha, sedangkan nama resmi untuk Kodam di Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya belum ditetapkan.
Maruli menjelaskan penentuan tanggal pasti peresmian lima markas komando pertahanan daerah tersebut sepenuhnya berada di bawah otoritas pimpinan tertinggi TNI.
"Nanti saja nunggu Panglima yang resmiin. Bukan saya soalnya yang resmiin," ujar Maruli.
Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari program penataan organisasi militer skala besar yang ditargetkan rampung pada 2029. TNI AD memproyeksikan keberadaan 38 Kodam untuk menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.
Saat ini TNI AD telah mengoperasikan 21 Kodam, termasuk enam satuan baru yang sebelumnya diresmikan pada 2025. Proses pembangunan infrastruktur dan pembentukan satuan Kodam secara bertahap akan terus dilanjutkan demi memenuhi target sasaran akhir tersebut.