Arizona State University Buka Jurusan S1 Content Creation
Langkah manuver strategis diambil Arizona State University (ASU) guna merespons dinamika industri digital. Perguruan tinggi tersebut meluncurkan program gelar sarjana (S1) yang khusus berfokus pada bidang pembuatan konten.
Seperti dilansir dari Detikcom, program studi bernama Content Creation ini berada di bawah naungan Walter Cronkite School of Journalism and Mass Communication. Perkuliahan dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun akademik mendatang yang dibuka 14 Oktober 2026.
Pendaftaran program terbuka bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami strategi membangun merek, mengembangkan audiens, serta meniti karier profesional di dunia digital. Pembelajaran disediakan di kampus ASU Phoenix, ASU Los Angeles, serta kelas daring.
Program S1 Content Creation dirancang untuk membekali para mahasiswa agar menjadi pencerita digital dan influencer yang mampu bersaing dalam ekonomi kreator. Materi kuliah mencakup perencanaan konten, produksi video, pembuatan siniar, wawasan global, hingga pengembangan personal branding.
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa berkesempatan memperoleh pengalaman praktis internasional. Program ini mencakup kelas fotografi langsung di Skotlandia serta pendalaman media sosial di Tokyo.
Lulusan prodi ini diproyeksikan mengisi berbagai posisi strategis industri. Beberapa di antaranya meliputi ahli strategi konten, influencer digital, pengembang merek, manajer media sosial, hingga spesialis keterlibatan audiens.
Rincian Biaya dan Tren Ekonomi Kreator
Mengenai investasi pendidikan, ASU menetapkan biaya kuliah dasar untuk mahasiswa dalam negeri sebesar 12.177 dolar AS per tahun. Jika dikonversikan ke rupiah, nilainya setara dengan Rp 217.700.406 berdasarkan kurs Rp 17.878 per 12 Agustus 2026.
ASU bukan satu-satunya institusi pendidikan tinggi di Amerika Serikat yang memelopori prodi ini. St Bonaventure University di New York telah mengumumkan program serupa pada Desember 2025 dan siap menerima angkatan perdana pada musim gugur 2026.
Hadirnya jurusan akademis ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan pasar kerja media sosial di Amerika Serikat. Laporan dari Interactive Advertising Bureau dan Harvard Business School pada April 2025 mencatat lonjakan pekerjaan kreator digital purnawaktu dari 200.000 pada 2020 menjadi 1,5 juta pada 2024.
Pihak ASU mencatat nilai ekonomi kreator global saat ini telah menyentuh angka 500 miliar dolar AS. Sektor industri kreatif ini diproyeksikan terus tumbuh sekitar 23 persen per tahun hingga 2030.