Tim SAR Evakuasi 173 Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin di Lombok
Kebakaran yang menimpa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, memicu evakuasi 173 orang, termasuk satu warga negara asing asal Australia, dan menewaskan satu orang.
KMP Putri Yasmin berangkat dari Pelabuhan Padangbai, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, dan kebakaran terjadi sekitar pukul 04.39 WITA saat kapal berada di Selat Lombok, menurut Kepala Badan Penyelamat Nusa Tenggara Barat, Muhammad Hariyadi.
Tim SAR gabungan dari Bali dan NTB melakukan operasi pencarian dan evakuasi menggunakan helikopter dan kapal laut. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya melaporkan bahwa dari hasil pemantauan udara dan laut, tidak ditemukan penumpang atau anak buah kapal (ABK) yang masih berada di atas kapal yang terbakar.
"Hari ini sudah melaksanakan operasi SAR pencarian terhadap KMP Putri Yasmin yang terbakar. Hari ini juga, kami sudah mengerahkan alut udara dari SGI Air Bali yang terbang selama kurang lebih 1 jam 40 menit," ujar Sidakarya.
Sidakarya menambahkan, pencarian menyisir kapal dan sekitar menggunakan lima liferaft atau perahu karet, namun tidak ditemukan korban atau penumpang yang tersisa.
"Sudah melaksanakan searching di atas kapal terbakar Putri Yasmin tersebut. Tetapi tidak melihat ABK-ABK yang masih ada di board kapal yang terbakar dan ada lima liferaft atau perahu karet tetapi tidak ada korban atau penumpang," kata Sidakarya.
Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda melaporkan jumlah korban yang berhasil dievakuasi hingga siang hari mencapai 173 orang. Evakuasi korban dilakukan menggunakan berbagai kapal seperti KN SAR 220 Mataram, Portlink II, KAL Lembar, serta beberapa yacht dan kapal polisi.
"Informasi sementara yang sudah terkonfirmasi ke posko SAR, total korban yang sudah dievakuasi berjumlah 173 orang," kata Wiswananda.
Dari jumlah tersebut, 59 korban termasuk satu WNA Australia dievakuasi menggunakan KN SAR 220 Mataram. Sebanyak 35 korban dievakuasi dengan Portlink II, dan 18 korban dengan KAL Lembar. Yatch 'no comment' mengevakuasi 58 korban, dan Yatch 'stell here' mengevakuasi 3 korban termasuk satu yang meninggal dunia.
Kebakaran KMP Putri Yasmin ini terjadi kurang dari satu bulan setelah insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di lepas pantai Madura yang menewaskan lima orang.