KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok Bawa 131 Orang

Share

Sebanyak 131 jiwa yang terdiri dari 114 penumpang dan 17 awak kapal berada di atas KMP Putri Yasmin saat insiden kebakaran melanda di perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Kapal penyeberangan tersebut sedang melayani rute dari Pelabuhan Padangbai, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.

Proses penyelamatan dan penanganan darurat langsung dilakukan oleh tim gabungan pasca-kejadian. Berdasarkan data resmi manifestasi pelayaran, total penumpang terbagi dalam beberapa kategori kendaraan serta penumpang pejalan kaki.

Plt Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Padangbai, Heri Wiyanto menyampaikan rincian data jumlah orang yang terdaftar dalam dokumen penerbitan berlayar kapal tersebut dilansir dari tayangan Youtube Kompas TV.

"Untuk penumpang 114. Terdiri dari sopir dan penumpang kendaraan sebanyak 44, penumpang R2 (roda 2) sebanyak 53, penumpang jalan kaki sebanyak 17, itu yang tercantum di manifes," ujar Heri Wiyanto, Plt Kepala KSOP Kelas IV Padangbai.

Otoritas pelabuhan juga memastikan keberadaan para personel yang mengoperasikan kapal saat pelayaran berlangsung.

"Kapal Portlink ada 33 penumpang yang kita evakuasi ke Pelabuhan Padangbai. Sebaliknya ada beberapa kapal yang mengevakuasi penumpang ke tujuan pelabuhan terdekat yakni Pelabuhan Lembar," kata Heri Wiyanto, Plt Kepala KSOP Kelas IV Padangbai.

Puluhan warga yang berhasil diselamatkan melalui KMP Portlink II dilaporkan berada dalam kondisi fisik yang relatif stabil saat tiba di Padangbai.

"Penumpang yang di Portlink kita nyatakan dalam keadaan sehat, tapi kami juga berkoordinasi untuk cek kesehatan korban," kata Heri Wiyanto, Plt Kepala KSOP Kelas IV Padangbai.

Pihak kesyahbandaran bersama instansi terkait langsung mendirikan posko penanganan darurat untuk memfasilitasi pemantauan kesehatan serta pendataan para korban di kedua pelabuhan tujuan.

"Untuk pengecekan kita pastikan setiap kapal berangkat itu tim dari marine inspector sudah mengecek untuk keselamatan kapal dan penumpang juga," kata Heri Wiyanto, Plt Kepala KSOP Kelas IV Padangbai.

Pemeriksaan mendalam terkait penyebab pasti munculnya titik api di KMP Putri Yasmin dijadwalkan segera dimulai setelah seluruh proses evakuasi penumpang dinyatakan selesai sepenuhnya oleh tim penyelamat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author