Pedagang pinang Manggarai jual batang untuk lomba 17 Agustus

Share

Pedagang batang pohon pinang di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, menyiapkan dagangan untuk lomba panjat pinang menjelang peringatan HUT RI. Pantauan Detikcom di Jalan Manggarai Utara 2 pada Rabu (12/8/2026) memperlihatkan batang siap pakai dijajakan musiman.

Khafi (55) mengatakan ia mulai menjual batang pohon pinang setiap Agustus sejak 1990-an. Ia menyebut batang yang dijualnya didatangkan dari Rangkasbitung, Lebak, Banten, dengan panjang rata-rata 9 meter.

"Tahun '90-anlah, udah mulai jualan pinang," ujar Khafi saat ditemui di lokasi.

Khafi mematok harga batang pinang di kisaran Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta, yang menurutnya ditentukan oleh jarak pengiriman. Ia mengaitkan variasi harga dengan perbedaan jarak pengirimannya.

"Ya paling standar panjang 9 meter," katanya.

"Ya paling 1,5 (juta), 1,2 (juta). Paling tinggi 1,5 (juta), paling tinggi banget itu. Itu pun kalau misalkan pengirimannya jarak jauh. Ya kalau pengiriman jarak dekat mah beda juga, sebab kita tergantung jaraknyalah," ungkap Khafi.

Khafi juga menjelaskan bahwa penjualan batang pohon pinang hanya berlangsung musiman, sementara bisnis utamanya adalah kerajinan bambu seperti kursi hingga tirai. Ia menegaskan perbedaan antara usaha harian dan dagangan musiman.

"Kalau bisnis pokoknya bambu nih, yang utamanya bambu. Ya kalau ini (pinang) kan cuma musiman," imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Arif (43) turut menjual batang pohon pinang dengan harga Rp600 ribu hingga Rp800 ribu. Arif mendapatkan pasokan dari Pandeglang, Banten, dan menyebut batangnya dipesan konsumen dari beberapa wilayah di Jakarta.

"Kisaran 600 (ribu) sampai 800 (ribu)," kata Arif.

Arif mengatakan pemesanannya datang dari daerah seperti Klender dan Rawamangun, Jakarta Timur, serta wilayah sekitar. Ia berharap penjualan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu, karena tradisi panjat pinang menjadi inti kemeriahan saat 17 Agustus.

"Masih dekat-dekat sekitaran sini juga sih, kayak wilayah Jakarta lah. Daerah Klender, Rawamangun, daerah sekitar-sekitaran dekat," tuturnya.

"Kalau dibilang ya, kalau 17-an itu lomba intinya tuh orang pada senangnya panjat pinangnya," pungkas Arif.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author