Elena Rybakina Tembus Semi Final Toronto Masters Usai Tekuk Osaka

Share

Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, berhasil melangkah ke babak semi final turnamen Toronto Masters setelah menaklukkan Naomi Osaka lewat pertarungan ketat tiga set dengan skor 4-6, 7-6 (5), dan 6-4. Kemenangan yang diraih lewat torehan 13 ace tersebut membawa juara Australian Open itu bertemu dengan wakil Amerika Serikat, Coco Gauff, untuk memperebutkan tiket ke partai puncak. Rybakina sempat kehilangan set pertama akibat double fault yang memberi keunggulan break bagi Osaka, sebelum akhirnya bangkit memenangi tiebreak di set kedua dan mengunci set penentu tanpa kehilangan satu pun poin dari servis pertamanya.

"Sangat senang. Ini adalah pertandingan yang sangat sulit," kata Elena Rybakina, petenis asal Kazakhstan.

Usai bangkit dari tekanan awal, ia mengakui performa servisnya memegang peranan kunci dalam mengamankan poin-poin krusial selama 2 jam 33 menit pertandingan berjalan. "Di set pertama (saya membuat) beberapa kesalahan, permulaan yang buruk," ujar Elena Rybakina.

Meskipun stamina sempat menurun di beberapa momen, Rybakina mampu menjaga fokus hingga servis ace pada set ketiga memastikan kemenangannya atas Osaka yang kini menempati peringkat 13 dunia. "Ini sungguh laga yang berat tetapi saya senang bisa membalikkan keadaan, saya belum tahu bagaimana caranya, tetapi saya pikir servis saya sedikit membantu," ujar Elena Rybakina.

Guna menghadapi babak berikutnya, petenis yang berpeluang mendekati posisi peringkat satu dunia itu menegaskan pentingnya menjaga intensitas permainan. "Dia seorang petarung," kata Elena Rybakina. Rybakina menyadari bahwa laga mendatang memerlukan kestabilan servis serta fisik yang maksimal untuk mengatasi perlawanan lawannya.

"Saya pasti harus membawa energi saya dan melakukan servis dengan baik," ujar Elena Rybakina.

Mengenai skema permainan lawan sebelum laga dimulai, Rybakina mengaku telah mengantisipasi gaya pukulan Osaka berdasarkan sesi latihan bersama sebelumnya. "Kami berlatih beberapa kali sebelumnya jadi kurang lebih saya tahu bagaimana bola akan datang, apa yang diharapkan," kata Elena Rybakina. Ia juga menekankan pentingnya sikap pantang menyerah saat berada dalam posisi tertinggal sepanjang laga.

"Dalam beberapa momen energi saya tidak ada di sana tetapi saya senang pada akhirnya itu berjalan sesuai keinginan saya," ujar Elena Rybakina.

Fokus penuh pada setiap poin menjadi kunci utamanya dalam mengatasi tekanan ketat dari lawan. "Saya mencoba untuk tetap dekat pada skor, mencoba tidak berpikir jika saya membuat kesalahan, terus saja melangkah," kata Elena Rybakina.

Sementara itu, Coco Gauff melenggang ke semifinal Canada pertamanya tanpa bertanding setelah petenis Swiss, Belinda Bencic, memutuskan mundur akibat cedera pinggul. "Saya sangat menyesal tidak dapat bertanding," kata Belinda Bencic, petenis asal Swiss.

Bencic menyampaikan kekecewaannya karena tidak bisa tampil maksimal meski telah mengupayakan pemulihan secara optimal. "Saya mencoba segala cara yang memungkinkan untuk siap. Berharap bisa kembali di Toronto lain kali," ujar Belinda Bencic.

Kelolosan ini mempertemukan kembali Gauff, sang juara US Open 2023 dan French Open 2025, dengan Rybakina yang sebelumnya pernah dimenangi Gauff pada putaran ketiga Toronto edisi 2022. Pada laga semifinal lainnya, Iga Swiatek asal Polandia dijadwalkan berhadapan dengan wakil Ukraina, Elina Svitolina.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author