Zinedine Zidane Segera Diumumkan Sebagai Pelatih Baru Timnas Prancis
Zinedine Zidane dilaporkan bakal segera dilantik sebagai pelatih baru tim nasional Prancis untuk menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri jabatannya setelah Piala Dunia 2026. Laporan L'Équipe menyebutkan pengumuman resmi terkait pengangkatan legenda sepak bola tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026.
Prancis mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 pada peringkat keempat setelah menelan kekalahan 0-2 dari Spanyol di babak semi-final. Hasil tersebut menandai akhir masa jabatan Deschamps yang telah melatih Les Bleus selama 14 tahun, membuka jalan bagi Zidane yang kini sedang menyusun staf kepelatihannya menjelang agenda berkumpul pertama tim pada akhir September.
Di saat sang ayah bersiap mengambil alih kursi kepelatihan tim nasional, putranya, Elyaz Zidane, memulai langkah awal kariernya di Prancis bersama klub Ligue 2, Red Star. Bek muda yang didatangkan dari Real Betis tersebut memilih menggunakan nama panggung 'Elyaz' di jersey bernomor 15 guna menghindari tekanan media serta perbandingan langsung dengan nama besar ayahnya.
Dalam laga pembuka musim, Elyaz memberikan kontribusi nyata berupa umpan sundulan yang dikonversi menjadi gol oleh Kevin Cabral pada menit ke-66 untuk memastikan kemenangan Red Star atas Nantes. Pelatih Red Star, Damien Perrinelle, turut menerapkan strategi ketat untuk melindungi privasi Elyaz dengan tidak menyebutkan nama keluarga Zidane selama konferensi pers.
Momen berkumpulnya legenda sepak bola juga terjadi di New York menjelang laga final Piala Dunia 2026, di mana Zidane bertemu langsung dengan Sir David Beckham dan Zlatan Ibrahimovic dalam acara yang diselenggarakan EA Sports dan Sports Illustrated. Ketiganya berdiskusi secara terbuka mengenai perjalanan karier dan kenangan masa lalu mereka di lapangan hijau.
"Kita berbicara dengan bahasa yang sama. Kita berbicara bahasa sepak bola," kata Zidane.
Ia menyampaikan rasa bahagianya bisa berkumpul bersama dua ikon sepak bola dunia tersebut dalam ruang privat sebelum laga final dimulai.
"Sangat luar biasa bisa menghabiskan sedikit waktu bersama—hanya kita bertiga. Ini adalah yang pertama kalinya," kata Zidane.
Pertemuan tersebut menjadi momen terdekat bagi ketiga mantan pemain sejak terakhir kali berbagi lapangan pada babak 16 besar Liga Champions musim 2004-2005.
"Saya memenangkan pertandingan itu," kata Ibrahimovic.
Mantan penyerang asal Swedia itu mengingat kembali kemenangan agregat 2-1 yang diraih Juventus atas Real Madrid saat itu.
"David juga ada di pertandingan itu. Tapi kita tidak boleh melihat terlalu jauh ke belakang. Itu yang kita katakan," kata Ibrahimovic.
Ibrahimovic juga mengenang momen ketika ia mengambil alih eksekusi tendangan bebas dari Beckham pada laga perpisahan pria Inggris tersebut bersama Paris Saint-Germain pada tahun 2013.
"Saya senang bisa bergabung di laga terakhirmu," kata Ibrahimovic.
Ia menceritakan kembali momen saat mencetak gol melalui tendangan bebas tersebut.
"Meskipun saya mencuri tendangan bebas darimu… Aku bilang padamu untuk merayakan bersamaku setelah tendangan itu," kata Ibrahimovic.
Beckham merespons kenangan tersebut dengan senyuman sembari mengingat perasaannya kala pertandingan berlangsung.
"Kamu mencuri tendangan bebas saya," kata Beckham.
Ia mengakui sempat berharap rekan satu timnya itu gagal mengeksekusi bola agar ia mendapat kesempatan.
"Saya seperti, 'Tolong. Tolong.' Saya ingin kamu gagal…
Tapi saya merayakannya. Saya tidak keberatan," kata Beckham.
Selain mengenang Ibrahimovic, Beckham memberikan pujian tinggi terhadap kualitas Zidane selama mereka bermain bersama di Real Madrid dari tahun 2003 hingga 2006.
"Mengenai rasa sayang saya pada Zizou, saya selalu mengatakan—saya tidak pernah bermain dengan pemain yang lebih baik dari pria ini," kata Beckham.
Pria yang kini menjadi pemilik klub profesional tersebut menegaskan kekagumannya pada sang rekannya.
"Saya telah bermain dengan banyak pemain terbaik yang pernah memainkan permainan ini. Tapi bersama Zizou, itu spesial," kata Beckham.
Ibrahimovic menyampaikan kekagumannya terhadap sosok Zidane di dalam maupun di luar lapangan.
"Ini pertama kalinya saya duduk bersama Zinedine Zidane," kata Ibrahimovic.
Ia menilai gaya bermain mantan gelandang Real Madrid tersebut memiliki keunikan tersendiri.
"Bagi saya, dia adalah keanggunan sepak bola. Apa yang dia lakukan, apa yang dia wakili—keanggunan di atas kewajaran," kata Ibrahimovic.
Menanggapi tanggapan Beckham mengenai kepribadiannya yang tenang dan sangat tertutup, Zidane memberikan sanggahan bercanda.
"Itu yang kamu pikirkan, David," kata Zidane.
Zidane menambahkan bahwa kehidupan pribadi dan nilai keluarga tetap menjadi hal utama yang sangat ia jaga di luar dunia sepak bola modern.
"Memang benar, dengan media sosial saat ini, semua orang tahu siapa kita. Namun ketika kita kembali ke rumah, di antara orang-orang kita sendiri, rasanya lebih intim. Alhamdulillah untuk itu.
Saya ingat ayah saya, ketika dia memberi saya sepatu bola pertama saya—saya tidur dengannya di samping saya. Ini adalah cerita yang sangat pribadi bagi kami," kata Zidane.