Bulog Manokwari Salurkan 300 Ton Beras SPHP untuk Gerakan Pangan Murah

Share

Perum Bulog Cabang Manokwari, Papua Barat, menyiapkan 300 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang akan disalurkan melalui kegiatan gerakan pangan murah guna menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Kepala Perum Bulog Manokwari Sheika Irawaty mengatakan setiap kegiatan gerakan pangan murah (GPM) membawa sekitar 1 ton beras SPHP dan akan terus diisi ulang jika stok habis. Saat ini, stok di gudang mencapai 300 ton. Program SPHP yang dijalankan pemerintah provinsi Papua Barat di Manokwari pada 10 hingga 14 Agustus 2026 bertujuan mempercepat penyerapan beras SPHP dengan harga jual Rp60 ribu per kemasan 5 kilogram, di bawah harga eceran tertinggi Rp65 ribu.

"Beras SPHP dijual melalui GPM di bawah harga eceren tertinggi (HET) yaitu Rp65 ribu per kemasan 5 kilogram," ujar Sheika Irawaty.

Kegiatan GPM menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan pada 13 Agustus 2026 di Distrik Ransiki. Bulog memperluas distribusi beras SPHP melalui kerja sama dengan 27 unit usaha, dengan rata-rata permintaan mingguan sekitar 2 ton per mitra di pasar tradisional dan 4 ton di supermarket.

Selain beras, Bulog juga menyediakan minyak goreng dengan harga Rp31 ribu per 2 liter, dengan stok saat ini sebanyak 73 ton dan baru menerima empat kontainer. Sheika Irawaty mengapresiasi keterlibatan kementerian/lembaga seperti TNI dan Polri yang rutin menjalankan kegiatan GPM sehingga distribusi beras SPHP di wilayah kerja Bulog Manokwari mencapai sekitar 250 hingga 300 ton per bulan.

"Penyaluran beras SPHP per bulan itu kami target 250 ton, tapi terkadang bisa sampai 300 ton," ujar Sheika Irawaty.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Beras SPHP BULOG pangan murah
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author