Chelsea Buka Peluang Pinjamkan Mykhailo Mudryk ke Klub Liga Inggris

Share

Klub Premier League Chelsea membuka opsi untuk meminjamkan pemain sayap Mykhailo Mudryk ke sesama klub Liga Inggris demi memberikan waktu bermain yang lebih banyak menjelang bergulirnya musim baru.

Keputusan tersebut diambil manajemen Chelsea setelah sebelumnya sempat berencana melepas pemain berusia 25 tahun itu ke klub afiliasi asal Prancis, Strasbourg, demi menjaga performa sang pemain di tingkat tertinggi.

Mudryk baru saja kembali bermain dalam dua laga uji coba pramusim usai menyelesaikan sanksi larangan bertanding selama dua tahun akibat kasus doping. Sejak dibeli pada awal 2023, pemain asal Ukraina tersebut mencatatkan lima gol dan empat assist dari 53 laga Liga Inggris, dengan 27 di antaranya turun sebagai pemain pengganti.

Salah satu penampilan pramusim Mudryk terjadi saat Chelsea menghadapi AC Milan dalam ajang Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026). Masuk sebagai pemain pengganti, kehadiran Mudryk di lapangan disambut meriah oleh para pendukung The Blues yang memenuhi tribune stadion.

Atmosfer pertandingan pramusim di SUGBK tersebut dirasakan langsung oleh Digo, pendukung Chelsea asal Tasikmalaya yang sengaja datang bersama rombongan bus. Digo menceritakan perjalanan awal ketertarikannya pada dunia sepak bola yang bermula dari kompetisi Serie A Italia.

"Awal suka sepak bola pada dasarnya nonton Serie A. Yang bikin suka sepak bola, Milan, tapi yang bikin tetap suka sepak bola, Chelsea," ujar Digo.

Ia mulai menetapkan pilihan mendukung klub asal London tersebut setelah menyaksikan partai final Liga Champions musim 2008 saat Chelsea berhadapan dengan Manchester United.

"Waktu final 2008, Liga Champions melawan MU. Meski kalah, secara permainan puas. Jadi teringat terus," katanya.

Di tengah lingkungan pergaulannya yang didominasi pendukung tim rival, Digo menegaskan bahwa pilihan mendukung Chelsea tidak didasari oleh momentum kejayaan klub semata.

"Orang rata-rata suka klub glory hunter. Saya pas itu, pas kalah saja. Teman-teman rata-rata dukung MU, saya sendiri yang dukung Chelsea," ungkap Digo.

Mengenai sosok idola, Digo menunjuk mantan kapten dan bek tengah legendaris Chelsea, John Terry. Terkait hasil laga pramusim di Jakarta, ia tidak mem permasalahkan skor akhir karena menganggap fokus utama tim adalah adaptasi taktik di bawah arahan pelatih anyar.

"Namanya juga pramusim, coba-coba pemainnya. Semoga nyetel saja, apalagi pelatih baru. Secara keseluruhan lumayan puas dengan cara permainan. Tinggal finishing," ucap Digo.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author