Pratikno Bantah Isu Mundur dan Tegaskan Bertugas di Bromo

Share

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno membantah rumor yang menyebut dirinya sedang sakit dan mengundurkan diri dari Kabinet Merah Putih pada Selasa (11/8/2026). Ia menegaskan berada dalam kondisi sehat dan tetap menjalankan tugas negara.

Pratikno menjelaskan bahwa dirinya tengah berada di Jawa Timur untuk memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Bromo. Ia bertolak dari Jakarta sejak pagi hari untuk berkoordinasi langsung di lapangan.

"Nggak, saya lagi di Bromo karena kan ada kebakaran. Jadi tadi pagi, jam 06.30 WIB berangkat ke Malang, terus kemudian ke Bromo. Kita rapat koordinasi untuk percepatan pemadaman kebakaran di Bromo," kata Pratikno, Menko PMK.

Penegasan tersebut disampaikan Pratikno untuk menepis kabar bohong yang beredar mengenai status jabatannya di pemerintahan.

"Nggak. Satu, sakit, nggak. Mundur, nggak. Lagi bertugas kok," ujar Pratikno, Menko PMK.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga memberikan klarifikasi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Prasetyo menegaskan tidak pernah menerima kabar mengenai rencana pengunduran diri maupun gangguan kesehatan yang dialami Menko PMK.

"Sehat, yang saya tahu sehat. Nggak ada kabar bahwa beliau sedang sakit apa mengundurkan diri lagi. Sakit aja nggak, (apalagi) mengundurkan diri. Belum ada," kata Prasetyo Hadi, Mensesneg.

Prasetyo menambahkan bahwa isu reshuffle kabinet yang kembali berembus belum direncanakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah saat ini hanya memfokuskan perhatian untuk mengisi sejumlah posisi wakil menteri yang sedang kosong.

"Apa lagi itu? Kata siapa lagi itu? Saya belum dengar, saya belum dengar," kata Prasetyo Hadi, Mensesneg.

Guna merespons rumor perombakan kabinet secara menyeluruh, pihak Istana memastikan belum ada agenda perubahan jajaran menteri dalam waktu dekat.

"Apa mengundurkan diri lagi? Sakit aja enggak, (apalagi) mengundurkan diri. Belum ada," ujar Prasetyo Hadi, Mensesneg.

Prasetyo menjelaskan lebih lanjut mengenai arah kebijakan pimpinan terkait pengisian jabatan di kementerian.

"Ini pertanyaan setiap minggu, setiap bulan. Nah masalah reshuffle juga perlu kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih," kata Prasetyo Hadi, Mensesneg.

Prioritas utama pemerintah jika terjadi penyesuaian struktur adalah menunjuk pejabat baru pada kursi kekosongan yang ada.

"Sekali lagi, kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong," kata Prasetyo Hadi, Mensesneg.

Beberapa posisi yang membutuhkan pejabat baru antara lain Wakil Menteri Pertanian serta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

"Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imipas. Jadi itu kalau mengenai masalah reshuffle," ujar Prasetyo Hadi, Mensesneg.

Saat ini, penanganan kebakaran di kawasan Bromo terus diintensifkan oleh tim gabungan di bawah koordinasi Kemenko PMK.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author