Ibu Hamil Dianjurkan Amalkan Doa Saat Gerhana Matahari 12 Agustus 2026

Share

Peristiwa fenomena alam gerhana matahari total diproyeksikan akan berlangsung pada 12 Agustus 2026. Berdasarkan data astronomi NASA, jalur totalitas fenomena langka ini bakal melintasi kawasan Greenland bagian timur, Islandia barat, Spanyol utara, hingga sebagian Portugal.

Gerhana terjadi ketika posisi bulan berada sejajar di antara matahari dan bumi. Dalam hitungan astronomi, durasi totalitas maksimum gerhana kali ini diperkirakan mencapai kurun waktu 2 menit 18 detik.

Di tengah masyarakat, momentum fenomena alam ini kerap disertai beragam anggapan atau mitos yang menyasar para ibu hamil. Dilansir dari HaiBunda, para wanita hamil disarankan mengamalkan doa agar pikiran tetap tenang sekaligus memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Islam mengajarkan umatnya untuk meningkatkan ibadah saat menyaksikan fenomena alam ini. Rasulullah SAW menganjurkan pelaksanaan salat sunah Kusuf, bertakbir, bersedekah, serta memperbanyak doa.

Nabi Muhammad SAW bersabda dalam sebuah hadits:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

Artinya: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana, maka banyaklah berdoa kepada Allah, bertakbirlah, dirikan shalat dan bersedekah."

Umat Islam dapat membaca doa singkat berikut ketika fenomena gerhana sedang berlangsung:

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله، الله أكبر

Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallaahu Allahu Akbar.

Artinya: "Maha suci Allah. Segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan, melainkan Allah. Allahlah Yang Maha Besar."

Rangkaian Doa Pilihan untuk Ibu Hamil

Terdapat sejumlah lafal doa spesifik yang dapat dipraktikkan wanita hamil untuk keselamatan diri serta calon janin di dalam kandungan.

Doa memohon perlindungan keturunan dari gangguan setan sebagaimana tercantum pada Al-Qur'an Surat Ali 'Imran ayat 36:

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Fa lammā waḍa'at-hā qālat rabbi innī waḍa'tuhā unṡā, wallāhu a'lamu bimā waḍa'at, wa laisaż-żakaru kal-unṡā, wa innī sammaituhā maryama wa innī u'īżuhā bika wa żurriyyatahā minasy-syaiṭānir-rajīm

Artinya: "Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu, dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari setan yang terkutuk".

Doa agar dikaruniai anak yang taat beribadah sesuai Surat Ibrahim ayat 40:

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Rabbij'alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min żurriyyatī rabbanā wa taqabbal du'ā`

Artinya: "Tuhanku, jadikanlah aku seorang yang mendirikan shalat, dan [banyak] dari keturunanku. Ya Tuhan kami, dan terimalah doaku."

Doa untuk kesehatan dan kelancaran persalinan janin:

اَللهُمَّ احْفَظْ وَلَدِىْ مَادَامَ فِى بَطْنِىْ وَاشْفِهِ اَنْتَ شَافٍ لاَشِفَاءَ اِلاَّ شِفَاؤُما شِفَاءً لَقاؤُما شِفَاءً لَقاؤُماً اَللهُمَّ صَوِّرْهُ حَسَنَةً وَثَبِّتْ قَلْبَهُ اِيْمَانًابِكَ وَبِرَسُوْلِكَ. اَللهُمَّ اَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِىْ وَقْتَ وِلاَدَتِىْ سَهْلاً وَّتَسْلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً وَعَاقِلاً حَاذِقًا عَلِمًا عَامِلاً. اللهم طول عمره وصحح جسده وحسن خلقه وافصح لسانه واحسن صوته لقراءة الحديث والقرآن ببركة محمد صلى الله عليه وسلم والحمد لله رب العالمين.

Allahummahfazh waladii ma daama fii bathnii. Wasyfihi ma'ii. Anta asy-syaafii laa syifaa'an illa syifaa 'uka syifaa 'an laa yughaadiru saqamaa.

Allahumma showwirhu hasanatan watabbit qalbahuu iimaanambika wabirasuulika. Allahumma akhrijhu mimbathnii waqta wilaadatii sahlan watasliimaa. Allahummaj'alhu shohiihan kaamilaw wa'aaqilan hadziqon 'aliman 'aamilaa.

Allahumma thowwil 'umrohu washohhih jasadahu wahasan khuluqohu wafshoh lisaanahu wa ahsin shoutahu liqirooatil hadiitsi walquraani bibarakati muhammadin shollallahu 'alaihi wa sallam. walhamdulillahi robbil 'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, semoga Engkau lindungi bayiku ini selama ada dalam kandunganku, Berikanlah kesehatan kepadanya bersamaku. Sesungguhnya Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesehatan selain kesehatan yang Engkau berikan, kesehatan yang tidak diakhiri dengan penyakit lain.

Ya Allah, bentuklah dia di dalam perut ibunya dalam bentuk yang elok dan tetapkanlah hatinya dalam keimanan kepada-Mu dan Rasul-Mu. Ya Allah, keluarkanlah dia dari perut ibunya pada saat kelahirannya dengan mudah dalam keadaan selamat dan dengan bentuk yang indah dan sempurna. Ya Allah, jadikanlah dia anak yang sehat dan sempurna, berakal yang cerdas, yang alim, dan mau mengamalkan ilmunya.

Ya Allah, panjangkanlah umurnya, sehatkanlah tubuhnya, baguskanlah akhlaqnya, fasihkan dan merdukanlah suaranya untuk membaca Al-Qu'ran dan Al Hadist dengan berkah Nabi Muhammad SAW. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam."

Ibu hamil juga disarankan memperbanyak bacaan zikir kepasrahan:

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الوَكِيلُ

Artinya: "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung."

Serta melafalkan bacaan basmalah dan hauqalah:

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Artinya: "Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah SWT."

Tata Cara dan Niat Salat Kusuf

Sebelum mendirikan salat gerhana, bersuci dengan mandi sunah sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Berikut niat mandi sunah gerhana matahari:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِصَلَاةِ الْكُسُوْفِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku berniat mandi untuk gerhana matahari sunah karena Allah ta'ala."

Ibadah salat kusuf dilaksanakan sebanyak dua rakaat secara berjamaah maupun sendiri dengan bacaan niat:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat shalat sunah gerhana matahari dua rakaat karena Allah ta’âla."

Pelaksanaannya mencakup takbiratul ihram, membaca doa iftitah, Surah Al-Fatihah, serta surah panjang secara samar. Iktidal dilakukan dua kali dalam satu rakaat, diselingi pembacaan Al-Fatihah dan surah lain sebelum sujud, lalu diakhiri penyampaian khotbah oleh imam.

Sanggahan Medis terhadap Mitos Kehamilan

Berbagai tradisi lokal acap kali melarang wanita hamil menggunakan pisau, memakai perhiasan logam, atau keluar rumah saat gerhana karena diyakini memicu cacat fisik pada bayi.

Ahli ginekologi Shafia Bhutto menegaskan bahwa kaitan antara gerhana matahari dan kelainan fisik janin hanyalah mitos tanpa dasar medis. Posisi tidur atau aktivitas ibu di luar ruangan tidak memberi dampak buruk pada kondisi sendi maupun organ janin yang terlindungi di dalam uterus.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author