Arsenal Tekuk Burnley Guna Dekati Gelar Juara Liga Inggris
Arsenal berhasil menundukkan Burnley dengan skor tipis 1-0 dalam laga lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium pada Senin malam untuk mendekati trofi juara Premier League.
Gol tunggal kemenangan tim tuan rumah dilesakkan oleh Kai Havertz melalui sundulan kepala memanfaatkan sepak pojok Bukayo Saka sebelum babak pertama usai. Hasil positif dari pertandingan pekan ke-37 tersebut membuat skuad asuhan Mikel Arteta kini mengoleksi 82 poin dan unggul lima angka dari pesaing terdekat mereka, Manchester City.
Burnley yang sudah dipastikan terdegradasi tampil bertahan dengan garis rendah, namun Arsenal tetap dominan sejak awal pertandingan. Penyerang Leandro Trossard hampir membuka keunggulan setelah tembakannya membentur tiang gawang setelah bekerja sama dengan Eberechi Eze pada menit ke-15.
Kontroversi sempat terjadi pada menit ke-34 saat Bukayo Saka terjatuh di kotak penalti akibat kontak dengan Lucas Pires, tetapi wasit dan VAR memutuskan tidak ada pelanggaran. Di babak kedua, Burnley sempat mengancam melalui dua peluang Eze, termasuk satu sepakan voli yang ditepis kiper David Raya ke mistar gawang.
Jalannya laga sempat memanas ketika pencetak gol Kai Havertz melakukan pelanggaran keras terhadap Lesley Ugochukwu pada menit ke-70. Kendati demikian, peninjauan VAR menilai tindakan tersebut bukan pelanggaran kartu merah sehingga penyerang asal Jerman itu lolos dari pengusiran.
Sebelum pertandingan krusial ini digelar, manajer Arsenal telah menekankan pentingnya atmosfer stadion yang penuh gairah demi mendongkrak performa para pemainnya di lapangan.
"Supporters are our magic player" ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Arsitek tim asal Spanyol tersebut menilai bahwa dukungan suporter di Emirates Stadium memberikan energi tak terbatas yang dapat mengubah dinamika permainan tim secara signifikan.
"Because when the stadium provides that level of energy, of passion, of optimism, of playing every single action with the team. When we have the ball, with us, when the opponent has the ball, against the opponent, in every element, they live the game like that." kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Mikel Arteta juga menyampaikan bahwa kondisi mental anak asuhnya berada dalam tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi menjelang berakhirnya kompetisi musim ini.
"The value of that is just infinite. You cannot measure it, and the team becomes different; it’s as simple as that." tutur Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Eks gelandang Everton itu menekankan fokus skuadnya hanya tertuju pada persiapan taktis terbaik demi mengamankan poin penuh dari Burnley tanpa memikirkan faktor eksternal lainnya.
"The team is really present, it’s just living the moment, it’s emotionally in a really good state, I think, it’s the right one. We have most players available now. OK, we lost Ben [White] the other day, but the other ones are coming back as well." ucap Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan optimisme kubu London Utara untuk menyapu bersih sisa laga musim ini dengan status komposisi skuad yang relatif komplet.
"Everybody is so enthusiastic and so positive about the way that we can finish the season." sebut Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Melalui hasil minimalis ini, beban persaingan kini berpindah ke kubu Manchester City yang dijadwalkan melakoni laga berat di markas Bournemouth pada hari Selasa malam.
"Focus just on the things that are in our hands, which is preparing the best possible way to beat Burnley, that’s it." tegas Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Jika Manchester City gagal meraih poin penuh di Stadion Vitality, Arsenal dipastikan akan keluar sebagai juara Premier League musim 2025/2026 tanpa harus menunggu laga pamungkas.