Gerindra Respons Masukan Bappilu PKS Terkait Reshuffle Kabinet

Share

Partai Gerindra menyatakan menghargai usulan Ketua Bappilu PKS Mardani Ali Sera terkait peluang perekrutan pejabat nonpartai jika Presiden Prabowo Subianto melakukan penataan ulang kabinet, Selasa (11/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Juru Bicara Gerindra Bahtra Banong menegaskan penataan ulang atau pengisian posisi kosong di Kabinet Merah Putih sepenuhnya berada di bawah wewenang kepala negara.

"Kami tentu menghargai dan menghormati setiap usulan atau penyampaian aspirasi dari berbagai pihak," kata Bahtra Banong, Juru Bicara Gerindra.

Pengisian jabatan menteri dinilai memerlukan keputusan langsung dari Presiden Prabowo Subianto tanpa intervensi pihak luar.

"Namun, berkenaan soal reshuffle kabinet, atau pengisian kekosongan jabatan yang ada di kabinet tentu merupakan hak prerogatif presiden. Maka dari itu kami menyerahkan sepenuhnya pada presiden," kata Bahtra Banong, Juru Bicara Gerindra.

Sebelumnya, wacana penyegaran susunan kabinet mengemuka menjelang peringatan 17 Agustus. PKS menyarankan agar pemerintah memprioritaskan kandidat yang memiliki kapasitas serta integritas tinggi untuk memperkuat kinerja pemerintahan.

"Bagus kalau mau rekrut orang, yang dikenal publik orang yang punya kapasitas dan integritas. Kalau perlu profesional, tidak harus orang partai. Ada banyak anak bangsa yang berkualitas," kata Mardani Ali Sera, Ketua Bappilu PKS.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author