Louis van Gaal Tegaskan Hanya Berminat Latih Timnas Skuad Utama

Share

Mantan pelatih tim nasional Belanda Louis van Gaal menolak mengomentari performa Oranje pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko guna menghormati suksesornya, Ronald Koeman, serta menegaskan hanya bersedia melatih tim bereputasi papan atas.

Juru taktik berusia 75 tahun tersebut mengungkapkan hal itu saat diwawancarai Voetbal International, meny menyusul munculnya spekulasi yang kembali mengaitkan namanya dengan kursi kepelatihan tim nasional.

"Saya memiliki pendapat tentang hal itu, tetapi karena saya sendiri pernah menjadi pelatih kepala, saya tidak ingin memasuki wilayah penerus saya, Ronald Koeman," kata Van Gaal, mantan pelatih timnas Belanda.

Selain rumor kembali ke timnas Belanda, Van Gaal membeberkan bahwa dirinya sempat hampir mengambil alih posisi pelatih timnas Jerman pada dua tahun lalu, meski komunikasi yang terjadi sangat singkat.

"Itu benar, tetapi itu juga hanya satu panggilan telepon. Mereka menelpon saya bukan tanpa alasan dan kemudian orang-orang itu menyangkalnya lagi, kemungkinan karena saya sedikit menolak. Tentu saja itu menyanjung saya, harus saya katakan.

Karena dalam hidup saya, saya sangat ingin menjadi juara dunia bersama tim nasional suatu hari nanti. Bersama Ajax berhasil di tingkat klub, tetapi satu trofi itu sangat ingin saya menangkan," ujar Van Gaal, mantan pelatih timnas Belanda.

Meskipun mengakui belum menerima tawaran resmi untuk menggantikan posisi Koeman, Van Gaal mengonfirmasi masih sering dihubungi oleh pihak-pihak yang ingin menjajaki kemungkinannya kembali dari masa pensiun.

"Tetapi saya memang sering menerima panggilan telepon dari orang-orang yang menjajaki kemungkinan. Itu berbeda dari sebuah penawaran dan juga tidak berarti Anda adalah pilihan utama mereka. Saya pikir orang-orang itu juga tahu bahwa saya sudah pensiun," tutur Van Gaal, mantan pelatih timnas Belanda.

Ia mematok standar tinggi terkait kriteria tim yang ingin ditanganinya jika memutuskan kembali melatih di kancah internasional.

"Saya hanya ingin bekerja di level teratas. Saya tidak menginginkan negara yang saya tahu peluang suksesnya kecil. Saya hanya menginginkan negara yang bisa menjadi juara dunia. Karena itulah Jerman mungkin menarik bagi saya," ucap Van Gaal, mantan pelatih timnas Belanda.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author