Toyota Avanza G 2020 Bekas Ditawarkan Mulai Rp140 Jutaan

Share

Pasar kendaraan bekas masih menempatkan Toyota Avanza G keluaran 2020 sebagai salah satu opsi MPV keluarga yang diminati. Dilansir dari Moladin, mobil ini menawarkan fleksibilitas ruang kabin, performa penggerak roda belakang (RWD), serta efisiensi biaya perawatan.

Unit Toyota Avanza G 2020 dipasarkan pada rentang harga Rp140 juta hingga Rp180 jutaan dari para pedagang mobil bekas. Penentuan nominal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari varian transmisi, kondisi fisik, jarak tempuh, hingga domisili penjual.

Pabrikan menyediakan dua opsi dapur pacu 4-silinder Dual VVT-i berinjeksi EFI untuk tipe G 2020. Varian 1.5 G menggunakan mesin 2NR-VE 1.496 cc dengan letupan tenaga 104 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 136 Nm pada 4.200 rpm.

Sementara varian 1.3 G dibekali mesin 1NR-VE berkapasitas 1.329 cc. Dapur pacu ini sanggup menyalurkan tenaga 96,5 PS pada 6.000 rpm serta torsi maksimum 121 Nm pada 4.200 rpm.

Sistem penyaluran tenaga mengandalkan opsi transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Konfigurasi mesin RWD membuat karakter berkendaranya dinilai adaptif untuk melintasi bermacam karakteristik jalanan tanah air.

Kapasitas Kabin dan Kemudahan Perawatan

Kapasitas angkut Avanza 2020 mencapai 7 orang penumpang. Bagian interior mengusung pelapis berbahan fabric yang telah dilengkapi sandaran kepala (headrest) untuk menunjang kenyamanan perjalanan harian maupun luar kota.

Daya tarik lain dari MPV ini terletak pada ketersediaan suku cadang dan jaringan bengkel yang tersebar luas. Hal tersebut memudahkan pemilik dalam melakukan perawatan berkala tanpa kendala operasional yang rumit.

Daftar Estimasi Harga Avanza G 2020 Bekas

Berikut adalah kisaran harga Toyota Avanza G 2020 di pasar mobil bekas:

Tabel Estimasi Harga Toyota Avanza G 2020 Bekas
Varian Tahun Kisaran Harga
2020 Rp140–150 jutaan 2020
Rp150–160 jutaan 2020 Rp160–180 jutaan

Angka dalam tabel merupakan indikasi awal. Harga aktual dapat berubah tergantung pada kelengkapan dokumen, jarak tempuh pada odometer, kondisi riil unit, serta kebijakan showroom penjual.

Panduan Sebelum Melakukan Transaksi

Calon pembeli disarankan memeriksa riwayat perawatan berkala untuk memastikan jadwal penggantian oli mesin, oli transmisi, aki, ban, dan komponen mekanis lainnya berjalan rutin.

Penggunaan jasa inspeksi independen seperti MoInspeksi dapat membantu mendeteksi potensi kerusakan tersembunyi. Langkah ini ampuh meminimalkan risiko mendapat unit bekas banjir atau bekas benturan keras pada area kaki-kaki dan bodi.

Angka pada odometer tidak boleh dijadikan satu-satunya acuan kesehatan kendaraan. Pengecekan menyeluruh pada komponen mesin, transmisi, interior, hingga kelengkapan riwayat servis jauh lebih krusial.

Sesi uji kendara (test drive) perlu dilakukan untuk merasakan responsivitas mesin, kerja sistem pengereman, perpindahan gigi, serta kondisi suspensi secara langsung.

Memilih unit yang ditawarkan sedikit lebih tinggi namun memiliki catatan servis yang jelas sering kali lebih ekonomis untuk penggunaan jangka panjang dibandingkan memprioritaskan unit berharga paling murah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author