Jalin dan BACenter Kolaborasi Perkuat Sistem Pembayaran Nasional Berbasis Riset
PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) dan Yayasan Bina Astacita Center (BACenter) menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat sistem pembayaran nasional melalui pengembangan berbasis riset dan kebijakan implementatif.
Kolaborasi ini menggabungkan keahlian Jalin dalam membangun infrastruktur sistem pembayaran dengan kompetensi BACenter dalam riset ekonomi dan analisis kebijakan. Tujuannya mendukung agenda pemerintah seperti digitalisasi layanan publik, optimalisasi penerimaan negara dan daerah, efisiensi belanja pemerintah, serta perluasan inklusi keuangan.
Peningkatan transaksi digital menandai pentingnya sistem pembayaran dalam menopang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Oleh karena itu, pengembangan program tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga riset dan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pemerintah.
Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya memperkuat peran perusahaan dalam mendukung transformasi pelayanan publik dan digitalisasi pemerintah.
"Pengembangan sistem pembayaran pemerintah tidak dapat hanya dimulai dari teknologi atau produk. Kita perlu memahami kebutuhan masyarakat, tujuan kebijakan pemerintah, kesiapan industri, serta dampak ekonomi dan sosial yang ingin dicapai. Karena itu, riset dan kajian kebijakan menjadi fondasi penting agar solusi yang dikembangkan tepat sasaran dan dapat diimplementasikan," kata Ario.
Sinergi ini juga sejalan dengan semangat transformasi ekosistem Danantara Indonesia, yang bertujuan memperkuat kontribusi BUMN terhadap pembangunan nasional. Jalin berperan sebagai penyedia infrastruktur digital yang mendukung integrasi layanan dan efisiensi proses bisnis.
Burhanuddin Abdullah dari BACenter menekankan bahwa sistem pembayaran menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat dan harus didukung oleh data serta pemahaman kondisi ekonomi yang kuat.
"BACenter memiliki kapabilitas riset dan analisis kebijakan, sementara Jalin memiliki pengalaman dan teknologi. Sinergi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi dan solusi aplikatif untuk mendukung program pemerintah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Burhanuddin juga menambahkan, riset berperan memastikan program tidak hanya baik secara konsep, tetapi juga relevan dan dapat dilaksanakan dengan dampak terukur. Kolaborasi ini menghubungkan kajian kebijakan dengan pengembangan dan implementasi solusi.
Kerja sama ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri dan lembaga kajian untuk memperkuat transformasi sistem pembayaran nasional. Dengan demikian, pelaksanaan program strategis pemerintah dapat diperkuat dan manfaat digitalisasi dapat meluas ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia.